JOGJA - Dalam upaya memajukan para artisan dan pelaku UMKM lokal, Sadean Concept Store hadir memberikan wadah bagi mereka untuk memasarkan ragam produk yang dihasilkan. Sadean Store memiliki dua toko yang berlokasi di Wijilan, Kota Jogja, dan Pleret, Bantul.
Sadean telah beroperasi sejak September 2022 lalu. "Sejauh ini kami sudah menampung dan mengajak kurang lebih 150 brand lokal untuk berkolaborasi dengan Sadean Concept Store," jelas Owner Sadean Norma Pawestri Kamis(20/7).
Perempuan yang akrab disapa Fha itu menyebutkan, secara konsep dan visi Sadean store diproyeksikan menjadi wadah atau tempat untuk semua UMKM se-Indonesia. Yakni, agar bisa berkumpul dan memasarkan produk produk buatan mereka di Jogjakarta.
"Kami memberikan wadah berupa tempat yang bisa brand lokal gunakan untuk menjajakan sekaligus memperkenalkan produknya di Jogja,"lanjutnya.
Diakui Fha, hal ini jadi salah satu alternatif bagi sebagian besar perajin dan artisan UMKM yang belum memiliki toko fisik untuk memasarkan produk mereka secara langsung. "Kami juga memberikan workshop yang diadakan bersama para pengrajin agar semua orang bisa mempelajari atau mengembangkan skill baru yang bisa menjadi kegiatan atau ide bisnis masa depan," sebutnya.
Sadean Concept Store juga memiliki sebuah inovasi self workshop yang bisa dilakukan oleh para pengunjung. Pengunjung bisa langsung datang tanpa perlu registrasi untuk mengikuti workshop sesuai keinginan mereka.
Ada beragam workshop yang bisa dipilih. Antara lain, adalah air dry clay, lukis kanvas, pot/vas painting, totebag painting, hingga meronce manik.
"Workshop ini jadi semacam self healing bagi para pengunjung mulai dari pasangan, teman, hingga keluarga," paparnya. Untuk workshop tersebut Sadean Store mematok harga rentang Rp 25 hingga Rp 40 ribu per sesi.
Fha mengungkapkan, target dari Sadean adalah semua kalangan usia maupun jenis kelamin. Sebab, mereka menyediakan berbagai jenis produk yang bisa dinikmati semua kalangan dan usia mulai anak-anak hingga dewasa.
"Kami selalu mencoba agar semua orang bisa datang dan menikmati produk-produk yang ada di Sadean tanpa terkecuali," terangnya.
Fha berharap, ke depan Sadean akan terus mencoba sebanyak mungkin untuk berkolaborasi dengan banyak brand lokal dan rutin mengadakan kegiatan yang bermanfaat bagi perajin atau siapapun yang ingin belajar dan mengembangkan prakarya.
"Harapan kami bisa membantu memajukan potensi potensi UMKM dan semua orang secara umum untuk menjadikan lebih maju dan berkembang," harapnya.
Dyah Ayu, salah seorang pengunjung, mengaku senang dengan adanya Sadean Store. Sebab, banyak mengakomodasi barang-barang yang unik dan jarang ditemui di toko lain secara umum.
"Barangnya banyak dan lucu-lucu. Tempatnya juga bersih dan secara konsep juga sangat menarik untuk dikunjungi baik sendiri atau rombongan," lontarnya.
Dyah mengaku pertama kali tahu Sadean Store dari sosial media. "Sekarang baru ke store yang di Wijilan. Ke depan mau coba mengunjungi store yang ada di Bantul, karena lebih besar katanya," ucapnya. (iza)
Editor : Amin Surachmad