"Perasaan saya bangga, diri saya bisa membawa nama Sleman, nama Jogja, nama Indonesia dalam SEA Games ini," ungkap Yuna, sapaannya, di Pringsewu Resto, sendangadi, Mlati, Sleman Rabu (9/6).
Keberadaan obstacle race merupakan cabor baru. Perhelatannya pun baru ada di kancah internasional. Belum masuk dalam Pekan Olahraga Nasional (PON).
Di Jogja, belum ada tempat latihan. Latihannya hanya di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten dengan fasilitas jauh sebagaimana dalam SEA Games.
Sehingga untuk pelatihan optimalnya, dalam mempersiapkan SEA Games, harus ke Filipina. "Jadi kemarin sempat testing ke Filipina. Karena di Indonesia belum punya fasilitasnya," kata perempuan 28 tahun ini.
Olahraga ini masih baru. Sehingga, bagi Yuna membutuhkan waktu dan tempat leluasa beradaptasi. Apalagi, pertandingan jenis ini merupakan perdana baginya.
Yuna menceritakan, awalnya dia atlet panjat tebing. Karena Panjat Tebing belum masuk dalam SEA Games, sehingga dia memutuskan mengikuti obstacle race. Obstacle race ini dinilai memiliki dasar yang hampir sama dengan Panjat Tebing, namun beda kemasan. "Obstacle race lebih mirip ninja warrior," jelasnya.
Dalam SEA Games ini, Yuna berhasil meraih posisi dua dengan capaian waktu 33 detik. Pertandingan sengit. Poin waktunya, beda tipis dari juara pertama dari Filipina, karena berhasil menempuh waktu di angka 32 detik. Filipina saingan terberatnya, meski sempat minder tapi dia lawan.
Perempuan yang kini tinggal di Condongcatur, Depom, Sleman ini menceritakan kendalanya saat dihadapkan rintangan pertandingan. Dia mengaku sempat kaget dan down karena takut cidera. Namun kekhawatirannya itu mampu dia tepis.
Perempuan kelahiran Padang ini tak patah arang. Dia menargetkan medali emas dalam SEA Games selanjutnya yang dihelat di Thailand. "Dua tahun mendatang dengan cabor yang sama," tutur alumnus Universitas Gadjah Mada ini.
Dia berharap keberhasilannya memperoleh medali ini dapat menggugah Indonesia untuk lebih menyiapkan fasilitasi dan memperluas lagi cabor obstacle race tersebut.
Yuna memiliki cita-cita akan menggaungkan lagi cabor yang dia geluti. Menciptakan prestasi-prestasi di kancah nasional maupun internasional. (mel/bah/sat) Editor : Editor Content