Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jogja Cross Culture Edisi Kelima Siap Digelar

Editor Content • Rabu, 17 Mei 2023 | 18:44 WIB
RAYAKAN KEBERAGAMAN: Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja Yetti Martanti memberikan keterangan pers terkait gelaran Jogja Cross Culture, kemarin (16/5). Fahmi Fahriza/Radar Jogja
RAYAKAN KEBERAGAMAN: Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja Yetti Martanti memberikan keterangan pers terkait gelaran Jogja Cross Culture, kemarin (16/5). Fahmi Fahriza/Radar Jogja
RADAR JOGJA - Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Jogja kembali mempersembahkan Jogja Cross Culture (JCC) edisi kelima. Gelaran ini akan diselenggarakan 20 Mei mendatang, mulai pukul 19.30 bertepatan dengan car free night di Jalan Malioboro.

"JCC kali ini mengusung tema Tatag, Teteg, Tutug yang akan disajikan dalam ansambel perkusi hasil kolaborasi para seniman perkusi, sound artist, lighting performance, bersama dengan 14 kemantren," jelas Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja Yetti Martanti, kemarin (16/5).

Tema tersebut diangkat sebagai upaya dalam merayakan keberagaman. Tidak hanya perayaan kolektif, perhelatan ini diharapkan dapat menciptakan ruang kontemplasi untuk membentuk mentalitas diri yang kuat (tatag), ketahanan, dan konsistensi (teteg), juga tuntas dalam melaksanakan tanggung jawab (tutug).

Yetti menjelaskan, JCC jadi cerminan peradaban Kota Jogja dan wujud dari proses silang budaya. Salah satu lokasi peradaban tersebut adalah Malioboro. Potensi itu harus kembali ditata dan dihadirkan sebagai ruang ekspresi budaya. Tidak hanya selalu memanfaatkan sisi komersial semata, namun juga adanya budaya yang nyata."Tema ini mengajak kita untuk kembali lagi membaca peradaban melalui ansembel perkusi, perhelatan ini mejadi panggilan untuk kembali menyelaraskan dan menjaga konsistensi detak jantung kebudayaan Kota Jogja lewat pertemuan filosofi, seni, dan teknologi," lanjut Yetti.

Diakui Yetti, setiap tema JCC umumnya juga akan menjadi tema ulang tahun Pemkot Jogja setiap tahun. Selain itu, JCC juga diproyeksikan menjadi event yang masuk dalam kalender nasional.JCC memang sangat dinamis dan banyak masyarakat yang ingin berpartisipasi. JCC juga banyak mengolaborasikan banyak seniman lintas bidang seni. “Kami akan usulkan menjadi kalender event nasional," terang Yetti.

Program Director JCC RM Altiyanto Henryawan menjelasakan, JCC merupakan perhelatan seni lintas budaya yang dikemas memanfaatkan perkembangan teknologi seni pertunjukan.Dengan dukungan danais, JCC sebagai salah satu ikon event seni budaya di Jogja terus menyuguhkan pembaruan yang menjangkau kolaborasi lintas budaya secara luas. “Oleh sebab itu, penting untuk terus menghidupkan ikon seni budaya ini untuk menjaga geliat para seniman dalam menciptakan produk-produk seni," paparnya(cr1/din). Editor : Editor Content
#Jogja Cross Culture #Dinas kebudayaan kota jogja