Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Untungkan DIJ, Dishub Fokus di Prambanan

Editor Content • Kamis, 27 April 2023 | 16:01 WIB
Photo
Photo
RADAR JOGJA - Pembukaan jalan tol Jogja-Solo ruas Kartasura-STA 6 untuk jalur mudik, berpengaruh terhadap arus mudik di wilayah DIJ. Dinas Perhubungan DIJ menilai ruas jalanan di DIJ menjadi lebih kondusif.

"Kita diuntungkan dengan apa namanya geografis, kebetulan kan semua menuju tol yang sekarang sudah difungsikan," ujar Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dishub DIJ Sumariyoto kemarin (26/4).
Pantauan difokuskan di seputar Prambanan, Sleman. Sebab jalur keluar kendaraan dari ruas tol itu berada di Desa Keteguhan, Sawit, Boyolali. Pengendara yang menuju Solo langsung belok ke kiri. Sedangkan pengendara arah Jogja belok ke kanan menuju jalan nasional dan masuk seputar Prambanan.

"Pantauan kami ya difokuskan di Prambanan. Nanti kita koordinasi jajaran, baik Polda DIJ maupun dari Klaten. Kita bisa sinergi," jelasnya.
Sumariyoto juga menilai puncak arus balik Lebaran 2023 mengalami perubahan usai Presiden Jokowi mengimbau para ASN memperpanjang cuti. Sebelumnya diprediksi puncak Selasa (25/4) menjadi Senin (1/5).
"Karena ada kebijakan baru puncak kemarin. Kalau kita perhatikan banyak yang menunda, memperpanjang cuti," ujarnya.

Sementara itu, selama 10 hari dibuka, PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM) mencatat sebanyak 34.798 kendaraan melewati jalur fungsional jalan tol Solo-Jogjakarta-YIA Kulonprogo (jalan tol Jogja-Solo) segmen Kartasura (akses Gerbang Tol Colomadu-Jalan Sawit). Puluhan ribu kendaraan melewati jalan sepanjang 6 kilometer, periode H-7 sampai dengan H+1 (15-24 April). Dengan waktu mulai 06.00-17.00 setiap harinya.

Direktur Utama PT JMM Suchandra P. Hutabarat mengatakan, dari 10 hari itu pihaknya mencatat 17.875 kendaraan yang melewati jalur fungsional periode arus mudik H-7 sampai dengan H-1 (15-21 April). Dan terus meningkat pada periode arus silaturahmi, H1 dan H2 (22-23 April) sebanyak 11.831 kendaraan. Sementara untuk arus balik yang dimulai H+1 (24 April) sebanyak 5.092 kendaraan.

"Hanya selama dua hari di saat periode silaturahmi kami mencatat sekitar 11 ribu kendaraan yang melewati jalur fungsional jalan tol Jogja-Solo. Volume lalu lintas tertinggi pun terjadi pada periode itu, yaitu 6.279 kendaraan pada H2 (23 April). Rata-rata peningkatan volume lintas terjadi pada periode pagi hingga siang hari, pukul 06.00-14.00,” jelasnya.
Jalan tol Jogja-Solo tidak hanya dibuka pada periode arus mudik dan silaturahmi. Namun juga akan dioperasikan pada arus balik yang dimulai sejak 24 April sampai dengan 1 Mei. Yang mana implementasi pengoperasiannya disesuaikan dengan diskresi kepolisian.

"Untuk periode arus balik, kami akan mengoperasikan jalan tol ini satu arah ke arah sebaliknya, yaitu dari Jalan Sawit menuju Kartasura. Rute arus balik akan sama dengan arus mudik yaitu dari jalan nasional Solo-Jogjakarta menuju Jalan Sawit sepanjang 800 meter untuk masuk ke jalur fungsional jalan tol Solo-Ngawi sepanjang 6 km hingga keluar di akses GT Colomadu," jelasnya. (lan/laz) Editor : Editor Content
#tol jogja - solo