Pelanggaran izin trayek diketahui usai petugas mengecek kelengkapan administratif. Selain itu petugas juga melakukan inspeksi keselamatan dengan memastikan kondisi kelaikan kendaraan. "Kami cek semua SIM sama STNK. Adapun pemilik armada tidak sesuai trayek langsung ada pembinaan," ucap Kasatlantas Polres Kebumen AKP Tejo Suwono, kemarin (13/4).
Pengecekan tersebut berlangsung selama tiga hari mulai 11-13 April 2023. Petugas gabungan dari Disperkimhub dan Satlantas Polres Kebumen disebar di beberapa titik. Meliputi Terminal Tipe A Kebumen, garasi bus AKAP dan terminal tipe C.
Pemeriksaan atau ramp check menyasar beberapa komponen kendaraan. Seperti fungsi rem, sistem alat kemudi, kelistrikan, fasilitas kedaruratan hingga ban kendaraan. Semua dicek guna mengurangi risiko apabila terjadi kecelakaan. "Tujuan utama untuk menjamin keselamatan. Apalagi sebentar lagi sudah mau mudik. Ini yang perlu menjadi perhatian," bebernya.
Sementara itu, Kepala Disperkimhub Kabupaten Kebumen Slamet Mustolkhah menambahkan, pengecekan kendaraan umum sudah menjadi tradisi rutin menjelang musim mudik. Menurutnya aspek keselamatan merupakan hal penting yang perlu diperhatikan segenap perusahaan transportasi. Apalagi memasuki arus mudik mendatang intensitas armada bus jauh lebih tinggi ketimbang hari normal. "Memastikan apakah armada yang digunakan sesuai SOP atau tidak. Sehingga petugas perlu turun," ucapnya.
Inspeksi tersebut menyasar angkutan umum AKAP atau kendaraan lintas provinsi. Pihaknya tidak ingin terjadi kecelakaan dari faktor kesalahan manusia maupun kegagalan teknis. Karena itu perlu diantisipasi dengan pengecekan secara berkala. "Tidak cuma lebaran, libur Natal dan tahun baru kemarin kami lakukan hal sama. Biar nyaman semuanya," pungkasnya. (fid/bah) Editor : Editor Content