Anggota Paguyuban Kalijawi Ainun Murwani membeberkan, sebuah permukiman yang tumbuh di bantaran, kerap menjadikan kali sebagai ‘bagian belakang’. Posisi yang menurutnya tidak menghargai alam. “Maka pelestarian kali bukan hanya tentang permukiman fisik rumah, tapi lingkungan secara keseluruhan,” ujarnya kepada Radar Jogja, kemarin (28/3).
Ainun mendukung, replikasi konsep 100-0-100 dan M3K yang dicetuskan oleh gubernur DIJ. M3K merupakan akronim dari mundur munggah madhep kali. “Konsep ini menjadikan kali sebagai halaman. Menegaskan bahwa kali bukan tempat pembuangan. Jangan diungkurke, tapi dihadapi sebagai halaman,” ujarnya.
Pengubahan muka rumah yang menghadap kali, kata Ainun, turut mengubah pola pikir. Sehingga tercipta sebuah kebiasaan atau budaya untuk merawat muka rumahnya, yaitu kali. “Maka keindahan dari kali itu, dapat tampak dengan sendirinya. Kelestarian kali, nantinya juga dapat berdampak positif bagi warga,” jabarnya.
Salah satu kampung yang berhasil dilakukan penataan adalah Kampung Notoyudan, Pringgokusuman, Kota Jogja yang berada di bantaran Kali Winongo. Ketua RW 22 Notoyudan Purnama mengungkap, jika dulunya bantaran Kali Winongo merupakan kawasan kumuh. Bahkan warga menjadikannya sebagai tempat membuang sampah. “Sekarang sudah tertata, sudah ada jalan inspeksi selebar tiga meter,” paparnya.
Pria 58 tahun ini mengungkap, penataan bantaran Kali Winongo dilakukan oleh Pemkot Jogja. Setelah rampung, keindahan Kali Winongo pun tersibak. Sehingga mampu menjadi daya tarik wisata. “Tiap pagi, ada pesepeda yang melintas di bantaran sini,” sebutnya.
Sadar akan kemungkinannya sebagai wisata alternatif, Purnama dan ketua RW lain di Notoyudan kemudian membentuk gerakan. Mereka bersama-sama ingin mengembangkan pariwisata berbasis budaya untuk mendukung Kota Istimewa. “Kami melestarikan berbagai kesenian. Kami juga mengkoordinasikan pelaku UMKM yang ada di Notoyudan. Dalam momen tertentu, mereka kami tampilkan, untuk menggugah masyarakat kalau bantaran Kali Winongo punya potensi,” tandasnya. (fat/din) Editor : Editor Content