Plt Kepala SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Agus Suroyo mengatakan, beberapa lulusan telah diterima di berbagai universitas terkemuka di Indonesia maupun mancanegara. Terbaru adalah Sulthonah yang akan mengenyam pendidikan di Kairo.
Dia menjelaskan, Sulthonah lahir di Batam, Kepulauan Riau. Selama ini menjadi santri Pondok Pesantren Muhammadiyah Al Mujahidin Gunungkidul. "Sulthonah lulus dengan jumlah hafalan 10 juz dan skor TOAFL (Test Of Arabic as Foreign Language) 547," ujarnya Selasa(31/1).
Kata Agus, tahun lalu jumlah prestasi SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Gunungkidul mengalami peningkatan. Dalam anugerah Pendidikan Berkemajuan, menjadi SMA dengan implementasi Al Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab terbaik se- DIJ. Jumlah prestasi siswa juga terus meningkat yaitu 73 prestasi dari level kabupaten hingga nasional.
"Serapan lulusan juga terus meningkat setidaknya 25 persen lulusan diterima di perguruan tinggi negeri dan sisanya diterima di luar negeri dan perguruan tinggi swasta terkemuka," ungkapnya.
Lebih lanjut Agus menjelaskan, kerja sama dengan luar negeri terus ditingkatkan. Dalam pengembangan kepemimpinan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin bekerja sama dengan Nanyang Polytechnic Singapore untuk pengembangan STEM. Selain itu juga mengirimkan para siswa dan guru dalam forum-forum internasional seperti Turki, Malaysia, Jepang, dan Korea. (gun/eno) Editor : Editor Content