Meski Belum Optimal, Adrian Purczycki Nilai Permainan PSIM Jogja Berada di Jalur yang Benar

Fahmi Fahriza • Dipublikasikan Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:37 WIB
Pemain PSIM Jogja Adrian Purczycki. Media PSIM Jogja
Pemain PSIM Jogja Adrian Purczycki. Media PSIM Jogja 

 

 

JOGJA - Pemain PSIM Jogja Adrian Purczycki menilai timnya masih bergerak ke arah yang benar meski hasil beberapa pertandingan belum sepenuhnya sesuai harapan. Hingga melewati lima laga awal Super League 2026/2027, Laskar Mataram baru mengoleksi satu poin dan belum meraih kemenangan.

Situasi itu membuat PSIM perlu segera berbenah. Hasil pertandingan yang belum memuaskan menjadi pekerjaan rumah bagi tim untuk memperbaiki performa sekaligus meningkatkan perolehan poin. Terlebih, kompetisi terus berjalan sehingga PSIM membutuhkan hasil positif agar tidak semakin tertinggal dalam persaingan.

Baca Juga: Pemkot Jogja Targetkan Bedah 200 Rumah Tanpa APBD dan APBN Tahun Ini

Adrian melihat perkembangan permainan timnya belum sepenuhnya tercermin dalam perolehan poin. Ia menilai ada arah permainan yang bisa terus dikembangkan, meski hal itu belum cukup membawa PSIM meraih kemenangan. Evaluasi dan perbaikan tetap dibutuhkan agar upaya tim di lapangan bisa menghasilkan poin.

"Jika melihat dan menganalisis beberapa pertandingan yang sudah kami jalani, menurut saya kami bergerak ke arah yang benar. Namun, kami memang masih kekurangan poin," ujar Adrian, Selasa (20/10).

Baca Juga: Kritik Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Ribuan Mahasiswa Geruduk DPRD DIY

Pemain asal Polandia ini juga menyoroti pentingnya menjaga keyakinan di tengah situasi yang belum ideal. Rentetan hasil negatif dapat menambah tekanan bagi pemain, terlebih ketika usaha di lapangan belum berbuah kemenangan. Karena itu, kepercayaan diri dan kebersamaan menjadi hal yang perlu dijaga oleh seluruh elemen tim.

Menurut Adrian, tekanan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sepak bola. Situasi sulit seperti yang sedang dihadapi PSIM perlu disikapi dengan tetap bekerja bersama dan percaya terhadap proses yang dijalani. Dengan demikian, tim memiliki landasan untuk terus memperbaiki kekurangan dan mengejar hasil yang lebih baik.

"Hal terpenting dalam situasi sulit adalah seluruh pemain dan klub tetap percaya diri bahwa kami bergerak bersama ke arah yang benar," katanya.

Baca Juga: Tak Jadi Digelar di MagIS Sleman, Laga Isenmulang FC vs PSIM Dipindah ke Bali dan tanpa Penonton

Meski demikian, kepercayaan terhadap proses tetap perlu diikuti hasil nyata di lapangan. PSIM membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki perolehan poin sekaligus membangun kembali momentum tim. 

Tambahan tiga poin juga berpotensi meringankan tekanan yang dirasakan pemain, manajemen, dan suporter setelah awal musim yang belum berjalan sesuai harapan. "Hal terpenting adalah mendapatkan tiga poin. Setelah itu, semuanya akan menjadi lebih mudah bagi semua orang," tegasnya. (iza/laz)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
Sumber : Radar Jogja
Adrian Purczycki Super League Laskar Mataram PSIM Jogja