JOGJA - Pebalap muda andalan Jogjakarta Muhammad Kiandra Ramadhipa sukses mencatat sejarah gemilang untuk Indonesia.
Pemuda asal Sleman ini cetak kemenangan pertamanya dengan menyabet podium tertinggi pada putaran kedua Moto3 Junior World Championship 2026 di Circuito do Estoril, Portugal, Minggu (14/6) lalu.
Ramadhipa menjadi pebalap Indonesia pertama yang meraih kemenangan di MotoJunior sejak kemenangan Fadillah Arbi Aditama di Barcelona pada 2023.
Prestasi ini sekaligus mengantarkan menjadi pebalap Indonesia pertama yang mampu meraih kemenangan di dua ajang berbeda pada level MotoJunior, Red Bull Rookies Cup dan Moto3 Junior World Championship.
Memulai balapan dari posisi ketujuh hasil kualifikasi di hari Sabtu (13/6), Ramadhipa langsung menunjukkan performa optimal sejak awal dengan menempel ketat grup terdepan.
Pebalap bernomor motor 32 ini mampu menjaga ritme dan berjibaku dalam pertarungan yang rapat.
Baca Juga: PSIM Jogja Sudah Kantongi Nama Manajer Baru
Memasuki lap ke delapan, Ramadhipa mulai menembus barisan tiga besar melalui manuver cornering yang apik dan langsung masuk ke grup posisi podium.
Ia pun tampil semakin agresif dan beberapa kali sempat naik ke posisi pimpinan balap.
Pada lap terakhir, tensi balapan mencapai puncaknya. Ramadhipa yang berada di posisi ketiga melakukan serangan dan langsung naik ke posisi pertama.
Aksi itu mengubah posisi secara signifikan di fase akhir balapan, namun Ramadhipa masih harus melewati beberapa tikungan tersisa sebelum garis akhir.
Ia pun mulai menjaga fokusnya dan mampu mempertahankan posisi terdepan hingga melintasi garis finis.
Hasil ini memastikan Ramadhipa meraih kemenangan perdananya di Moto3 Junior World Championship 2026.
Baca Juga: Meski BBM Naik, DPUPKP Kota Jogja Pastikan Proyek Perbaikan Jalan Tetap Lancar
Bendera Merah Putih berkibar di Estoril diiringi lagu Indonesia Raya dan raut muka pemuda Indonesia yang bangga mengharumkan nama bangsa di Portugal.
Tambahan 25 poin dari hasil ini membuatnya mengoleksi 51 poin dan menempati posisi kedua klasemen sementara, terpaut tujuh poin dari posisi teratas.
Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) KONI DIJ Wesley Heince Parera Tauntu mengaku bangga dan mengapresiasi pencapaian yang diraih Kiandra Ramadhipa. Sebab, pembalap muda asli Sleman itu telah membanggakan nama DIJ di kancah internasional.
"Ramadhipa sendiri merupakan atlet DIJ yang selama ini juga tampil pada tahun-tahun sebelumnya, baik PON Papua maupun Aceh-Sumut," katanya, Selasa (16/5). Di ajang PON NTT-NTB nanti, Wesley berharap Ramadhipa bisa kembali memperkuat kontingen DIJ di ajang nasional.
Baca Juga: Ikuti Arahan Gubernur HB X, Nasabah BUKP Galur dan Wates Segera Layangkan Gugatan Perdata
"Karena biar bagaimana pun juga dia terikat satu kontrak di dalam menjalankan balapnya gitu.
Nah, ini masih kami koordinasikan apakah Ramadhipa masih akan turun pada NTT-NTB, masih kami koordinasikan," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun