JOGJA - Di akhir kompetisi BRI Super League 2025/2026 ini, Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel mengungkapkan, proses perpanjangan kontraknya bersama klub telah memasuki tahap akhir.
Ia menyebut kesepakatan baru berpotensi segera rampung dalam waktu dekat.
"Sebenarnya saya sudah berbicara dengan klub sejak November, dan sekarang kami berada di detail terakhir dari perpanjangan kontrak tersebut," ujarnya, Selasa (12/5).
Secara capaian, PSIM kini berada di peringkat ke-11 klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan koleksi 42 poin dari 32 pertandingan.
Baca Juga: PSIM Jogja Telah Kantongi Nama Manajer Baru Pengganti Razzi Taruna
Dengan hanya dua laga tersisa, Laskar Mataram sudah dipastikan aman dari degradasi, sesuai target utama tim di awal musim.
Dengan capaian itu, Van Gastel pun menegaskan keinginannya untuk tetap melanjutkan proyek bersama PSIM di musim depan.
"Saya berharap minggu depan kontrak tersebut akan selesai. Saya ingin bertahan satu tahun lagi, saya akan menandatangani kontrak itu," ungkapnya.
Secara keseluruhan, performa PSIM musim ini terbilang fluktuatif. Di bawah Van Gastel, tim mencatatkan 10 kemenangan, 12 hasil imbang, dan 10 kekalahan dari 32 laga.
Tren menurun terlihat di putaran kedua, di mana PSIM hanya meraih 2 kemenangan dari 15 pertandingan, dengan rincian 7 kekalahan dan 6 hasil imbang.
Sebaliknya, fondasi poin kuat dibangun pada putaran pertama saat PSIM mengumpulkan 30 poin dari 17 laga, yang kemudian menjadi penopang utama dalam mengamankan posisi di klasemen.
Dari sisi permainan, Van Gastel dikenal menerapkan gaya bermain berbasis penguasaan bola dengan dominasi serangan.
Baca Juga: Jelang Idul Adha, Mahasiswa Polbangtan Kementan Berlatih Sembelih Halal
Sepanjang musim, PSIM kerap unggul dalam statistik penguasaan bola, meski efektivitas di lini akhir masih menjadi pekerjaan rumah.
Terkait rencana ke depan, pelatih asal Belanda itu mengaku sudah memiliki gambaran komposisi tim yang diinginkan untuk musim depan.
"Tentu saja ada beberapa posisi tertentu yang harus diubah. Saya ingin memiliki tipe pemain tertentu," lontarnya.
Namun, ia menegaskan proses rekrutmen tetap bergantung pada manajemen klub dalam menyediakan opsi pemain yang sesuai dengan kebutuhan taktiknya.
"Pihak klub harus memberikan pilihan untuk saya. Kita akan melihat apakah mereka cocok dengan cara saya ingin bermain," jelasnya.
Baca Juga: Dugaan Pelecehan Berujung Pembunuhan, Pria di Magelang Hajar Rekan Kerja Tunangan hingga Tewas
Van Gastel menambahkan, kerangka tim yang diinginkan sebenarnya sudah ia siapkan. Tinggal direalisasikan dalam proses transfer pemain mendatang.
"Komposisinya sudah ada di kepala saya. Jadi sekarang tinggal klub yang harus mencari pemain dalam komposisi rencana permainan tersebut," terangnya.
Dengan target musim yang telah tercapai dan kontrak yang segera diperpanjang, PSIM kini berada pada fase menentukan untuk melanjutkan proyek permainan di bawah Van Gastel.
Sekaligus memperbaiki inkonsistensi yang terlihat di paruh kedua musim. "Saya selalu ingin lebih, dan saya berharap bisa menularkan itu kepada para pemain di lapangan," bebernya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun