SLEMAN - Amunisi baru PSS Sleman Figo Dennis mulai merasa betah usai merapat ke Bumi Sembada pada bursa transfer paruh musim ini. Gelandang muda potensial ini mengaku tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi di Laskar Sembada.
Bagi Figo, bergabung dengan PSS bukan sekadar pindah klub. Ada gairah dan tantangan baru yang dirasakannya, terutama dalam persaingan ketat memperebutkan posisi utama di sektor gelandang.
"Di PSS Sleman pastinya ini jadi kesempatan yang baru buat saya. Ini juga jadi challenge yang baru untuk bisa mendapatkan menit bermain di sini," katanya, Senin (19/1).
Meski begitu, suasana di Jogjakarta bukanlah hal baru bagi pemain yang juga langganan dipanggil Timnas kelompok umur ini. Sebab pada musim 2024/2025 lalu, Figo sudah merasakan atmosfer Kota Gudeg bersama PSIM Jogja.
Oleh sebab itu, kembali menginjakkan kaki di Jogja terasa seperti memutar memori lama. Sehingga Figo sendiri merasa proses adaptasi di luar lapangan berjalan jauh lebih mudah karena faktor kenyamanan kota.
"Ya, saya nggak asing lah ya sama Jogja. Jadi ya balik lagi ke sini serasa balik ke rumah sendiri," tuturnya.
Sejak bergabung dalam beberapa pekan terakhir, Figo terus digembleng dalam skema latihan tim pelatih. Meski menyadari adanya persaingan internal, pemain berusia 19 tahun ini memilih fokus pada peningkatan kualitas individu setiap harinya.
Proses adaptasi taktikal menjadi menu utama yang Figo jalani. Itu dilakukan agar pemain pinjaman dari Persija Jakarta ini bisa segera nyetel dengan gaya permainan tim Super Elja.
"Beberapa minggu ini latihan, pastinya saya juga sedang adaptasi. Setiap hari kami terus latihan," cetusnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun