SLEMAN - Gustavo Tocantins boleh menjadi top skor PSS Sleman. Pemain asal Brasil itu memang jago dalam hal mengoyak gawang lawan.
Penilaian itu tidak salah, tapi juga tak sepenuhnya benar. Sebab, saat ini selain Tocantins, Laskar Sembada juga punya pemain muda yang tak kalah garang.
Namanya adalah Muhammad Junior Haqi. Gelandang yang akrab disapa Inyong ini tengah dielu-elukan para Sleman Fans.
Itu setelah pemain bernomor punggung 22 menembus tim utama saat menjamu PSIS Semarang di Maguwoharjo International Stadium (MaglS), Sabtu (10/1) sore lalu.
Kesempatan menjadi bagian dari tim utama itu pun tak disia-siakan oleh Inyong. Di laga melawan Laskar Mahesa Jenar itu, gelandang berusia 24 tahun ini berhasil mencetak satu gol pembuka untuk kemenangan PSS.
"Kuncinya dari tim, serta pelatih juga. Orang tua saya di rumah yang selalu mendoakan saya terus-menerus, dan doa pasangan saya. Itu kuncinya," ucapnya Minggu (11/1).
Sejauh ini, Inyong adalah salah satu pemain yang sering menjadi super sub di PSS. Tapi, hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi tim yang lahir pada tanggal 20 Mei 1976 silam.
Dari total lima pertandingan yang telah dijalani, Inyong mencatatkan dua gol untuk PSS. Gol-gol itu juga tercipta di laga-laga krusial Super Elja.
Walaupun saat ini tengah menjadi sorotan, Inyong tak mau besar kepala. Mantan pemain Timnas Minifootball Indonesia ini memilih untuk tetap membumi.
"Menurut saya, kerja keras seluruh tim ini sangat luar biasa, sehingga kami berhasil meraih poin. Setelah ini, kami akan kembali fokus untuk menghadapi pertandingan minggu depan," lontarnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun