RADAR JOGJA – Kisah inspiratif dan unik kembali datang dari Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Yogyakarta. Kali ini datang dari tim dancer SMAN 2 Yogyakarta, Martida Reinanty yang ikut dalam Azarine DBL Dance Competition 2025.
Martida, sapaannya memang tidak menjadi juara dalam lomba matematika ataupun Olimpiade Sains, namun berprestasi di bidang yang terbilang unik yakni Aksara Jawa.
Aksara Jawa adalah sistem penulisan tradisional yang digunakan untuk menulis bahasa Jawa yang kini bisa dikatakan tidak terlalu digandrungi oleh kaum muda.
Martida mengatakan mengenal aksara jawa sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.
“Kakak aku dulunya ngajarin aku soal Aksara Jawa. Itu kalau gak salah aku kelas tiga SD. Waktu kelas lima sudah ikut lomba-lomba Alih Aksara Jawa gitu,” ujarnya seperti yang dikutip dari dbl.id.
Martida bahkan pernah menjadi juara pertama Lomba Alih Aksara Jawa Remaja pada tahun lalu yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman.
Kemenangan tersebut membawanya mendapatkan ajakan untuk berkunjung ke Balai Bahasa Jawa Tengah. “Terus bisa kenal sama pemenang lomba yang lain,” imbuhnya.
Martida mengaku senang bisa berprestasi di salah satu bidang akademik. Menurutnya, kemenangan dalam lomba tersebut merupakan salah satu pengalaman yang paling berkesan.
Martida mengakui dukungan keluargalah yang telah mengantarkan dirinya bisa mencapai titik tersebut. Dia juga menegaskan bahwa kakak dan kedua orang tuanya menjadi rumah untuknya. Rumah berbagi cerita suka dan duka.
“Mereka itu mendengarkan keluh kesah aku selama ini. Aku mau bilang terima kasih kepada orang tua dan kakak aku,” tegasnya.
Azarine DBL Dance Competition masuk dalam rangkaian panjang Honda DBL with Kopi Good Day 2025/2026.
Editor : Satria Putra Sejati