Para atlet disabilitas DIY saat mengikuti tahap klasifikasi di Ruang Rapat BPO DIY, Selasa (10/6/2025).
JOGJA - Sebanyak 340 atlet disabilitas DIY yang akan tampil di ajang Pekan Paralimpiade Daerah (Peparda) IV DIY 2025 nanti mengikuti tahapan klasifikasi yang diselenggarakan oleh National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) DIY, di Ruang Rapat Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIY, Selasa (10/6/2025) pagi.
Di mana klasifikasi ini merupakan awal dari dimulainya rencana pelaksanaan ajang olahraga bagi penyandang disabilitas terbesar di DIY yang akan digelar di Gunungkidul tahun ini.
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) NPCI DIY Hamid Anwa menjelaskan, klasifikasi bagi atlet calon peserta ini merupakan tahapan awal untuk pelaksanaan Peparda DIY tahun ini. Tahapan ini ditujukan untuk menetapkan jenis atau kelas disabilitas yang disandang para atlet.
Nantinya setelah tahapan klasifikasi bagi seluruh atlet calon peserta Peparda ini, NPCI DIY akan melanjutkan tahapan-tahapan lain yang memang menjadi bagian dari plaksanaan Peparda DIY.
Beberapa tahapan tersebut diantaranya, keabsahan atlet calon peserta, kemudian dilanjutkan entry by number hingga entry by name atlet yang nantinya akan tampil di ajang Peparda mendatang.
"Terus nanti kami juga harus menentukan atlet dengan hasil klasifikasi tertentu, akan masuk di nomor apa dan kelas apa. Jadi untuk peparda ini tahapannya masih agak panjang dan rumit," jelasnya disela-sela kegiatan.
Hamid sangat berharap dengan adanya tahap klasifikasi ini ke depan para atlet disabilitas DIY bisa segera bersiap tampil di ajang Peparda 2025.
Selain itu, dari klasifikasi ini, seluruh atlet DIY yang akan ambil bagian di Peparda nantinya bisa berpeluang untuk tampil di level nasional tanpa harus mengikuti klasifikasi lagi.
Mengingat dalam tahapan kali ini yang melakukan klasifikasi adalah dari NPCI Pusat. Sehingga mereka akan menetapkan klasifikasi atlet yang ada di DIY ini.
"Nantinya, kepastian klasifikasi dan nomor yang akan diikuti akan ditetapkan lagi saat pelaksanaan Peparda. Jadi, meski sudah di klasifikasi, tapi masih bisa berubah saat tim klasifikasi melihat atlet-atlet tersebut tampil di Peparda," tandasnya. (ayu)