JOGJA - Pengda Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) DIY bangga dengan hasil gemilang yang berhasil ditorehkan oleh pecatur andalannya, yakni Shafira Devi Herfesa.
Sebab atlet muda berbakat itu telah berhasil menujukan kelasnya di ajang Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025 Kategori Putri yang diselenggarakan di Ulaanbaatar, Mongolia pada 22 April hingga 2 Mei 2025 lalu.
Pada ajang tersebut, Shafira berhasil menduduki peringkat satu. Sehingga atas prestasi membanggakan itu berhasil membuat Shafira dapat melenggang mulus ke Piala Dunia Catur 2025.
Tentu saja, keberhasilan dari atlet asal Kalasan, Sleman itu tidak hanya menjadi kebahagiaan pribadi dan keluarganya, tetapi juga menjadi sumber kebahagiaan bagi seluruh pecinta olahraga catur di Yogyakarta.
"Dengan keberhasilan Shafira tersebut kami sangat berharap bisa menjadi motivasi semua atlet di DIY, terutama yang junior," kata Sekretaris Pengda Percasi DIY Jumariyanto, Rabu (7/5/2025).
Junariyanto menceritakan, sebenarnya sejak dulu Shafira sendiri memang sudah sangat bercita-cita agar dirinya bisa meraih gelar internasional.
Sehingga keberhasilan yang diraih pada ajang Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025 Kategori Putri membuat cita-citanya itu terwujud. "Kebetulan ini gelar pertama Shafira untuk kelompok putri," bebernya.
Atas prestasi tersebut, Pengda Percasi DIY juga sangat berharap supaya ke depan Shafira bisa meraih gelar grand master (GM) di dunia olahraga catur. Sehingga atlet yang saat ini masih berusia 17 tahun itu menjadi GM pertama di DIY.
"Shafira saat ini masih dipegang oleh PB Percasi dan disiapkan untuk mewakili Indonesia menuju ajang piala dunia," lontar Jumariyanto.
Di sisi lain, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam X juga mengaku sangat bangga atas prestasi yang berhasil ditorehkan oleh Shafira di ajang Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025 Kategori Putri lalu itu.
Sebab, selain berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, prestasi tersebut juga bisa mengharumkan nama DIY.
"Prestasi ini jelas cerminan bagaimana atlet muda kami ini bekerja keras, berlatih, setahap demi setahap, hingga mampu mengukir prestasi di tingkat global," tegasnya.
Tak lupa, atas prestasi tersebut, Paku Alam X juga berharap agar ke depan Shafira bisa meraih prestasi yang lebih gemilang di ajang Piala Dunia Catur 2025 mendatang. (ayu)