SOLO - PSS Sleman kembali menelan pil pahit usai dipermalukan tamunya Bali United 1-2 di Stadion Manahan Solo Minggu (9/2/2025) sore. Kekalahan dari Serdadu Tridatu ini menambah catatan buruk Super Elja, karena tiga kali kalah berurutan di kompetisi Liga 1 musim 2024/2025.
Dua gol dari Bali United dicetak Rahmat Arjuna di menit ke-32 dan Irfan Jaya menit ke-64. Sementara satu-satunya gol PSS dicetak Gustavo Tocantins pada menit ke-45.
Atas kekalahan ini juga, PSS yang semula menduduki posisi 14 klasemen sementara, kini turun ke peringkat 15 dengan masih mengantongi 19 poin. Sementara Bali United berada di posisi kelima dengan 37 poin.
Pelatih Kepala PSS Sleman Mazola Junior menjelaskan, dalam pertandingan ini sebenarnya para pemainnya banyak melakukan aksi-aksi lapangan. Dominikus Dion dan kawan-kawan berhasil memperoleh delapan kesempatan untuk mencetak gol, tapi hanya satu yang berhasil.
Sementara Bali United yang hanya melakukan tembakan dua kali ke gawang, malah bisa mencetak dua gol. "Inilah sepak bola dan Bali United pantas untuk bisa mencetak gol dari kesempatan itu," jelasnya.
Ke depan Mazola berjanji akan mengistruksikan para pemainnya agar bisa bermain lebih baik lagi. Harapannya anak-anak Sleman bisa mendapatkan kesempatan beberapa kali-kali untuk mencetak gol. "Kami butuh itu. Kekalahan ini sangat menyakitkan buat kami," tegasnya.
Striker asing PSS Gustavo Tocantins mengatakan, sebenarnya pada laga ini para pemain sudah berusaha keras dan bisa main imbang dengan Bali United. Tapi apa daya, nasib harus berkata lain hingga membuat Laskar Sembada kalah di hadapan para pendukungnya sendiri.
"Jadi kali ini saya dan teman-teman menyesal. Karena kami sudah bermain bagus dan seharusnya bisa menang di pertandingan ini," ucapnya.
Asisten Pelatih Bali United Kleber Joquebidis mengatakan, laga kali ini merupakan laga yang sangat bagus. Pihaknya sudah melakukan persiapan dengan baik, sehingga bisa memenangkan pertandingan ini.
Gelandang Bali United Rahmat Arjuna mengaku bersyukur karena bisa memenangkan pertandingan. Menurutnya, kemenangan ini didapatkan lewat kerja keras dari para pemain dan pelatih. "Kami akan fokus ke depan untuk bisa menang di laga kandang nanti," lontarnya.
Laga PSS Sleman melawan Bali United berjalan menarik. Bermain di depan ribuan pendukungnya, PSS berhasil mendominasi permainan di awal-awal babak pertama.
Ancaman demi ancaman terus digencarkan Gustavo Tocantins dan kawan-kawan ke gawang Bali United. Hanya saja mereka masih sedikit kesulitan untuk mencetak gol.
Sedangkan pemain tamu memilih bermain lebih sabar. Tapi anak-anak dari Pulau Dewata ini tetap bisa beberapa kali menebar ancaman ke gawang Alan Bernardon.
Petaka bagi PSS muncul pada menit ke-32. Rahmat Arjuna membuka keran gol pertama bagi Bali United melalui tendangan saltonya usai mendapatkan umpan manja dari Andhika Wijaya.
Merasa tertinggal, PSS terus berusaha menjebol gawang Bali United. Abduh Lestaluhu dan kawan-kawan menaikkan intensitas permainannya untuk menyamakan kedudukan. Akhirnya PSS berhasil mencetak gol penyeimbang di menit ke-45 melalui Gustavo Tocantins.
Di babak kedua, kedua tim malah menurunkan ritme permainan. Akan tetapi Bali United malah terlihat sedikit dominan di babak kedua ini.
Alhasil upaya Bali United membuahkan hasil pada menit ke-64. Kali ini Irfan Jaya yang mencatatkan namanya di papan skor. Skor pun menjadi 1-2, Bali United kembali unggul.
PSS yang tertinggal terus mencoba mencari celah untuk mencetak gol. Tapi sampai menit ke-75, upaya anak-anak Sleman belum membuahkan hasil.
Gempuran demi gempuran terus dilakukan PSS menjelang akhir laga. Tapi sampai peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol lagi tercipta. Laga ini pun harus ditutup dengan kemenangan Bali United dengan skor 1-2. (ayu/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita