JOGJA - Sebanyak 83 wasit, juri dan pelatih mengikuti kegiatan penataran, ujian wasit, juri, dan akreditasi pelatih karate tingkat daerah Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Pengda Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) DIY di Ruang Rapat Lantai 2 Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY, Minggu (26/1).
Baca Juga: BKPPD Gunungkidul Telusuri Kasus Perselingkuhan ASN, Dua Pelaku Sama-Sama Telah Berkeluarga
Pada kegiatan kali ini, 83 peserta yang mengikuti penataran, ujian wasit, juri, dan akreditasi pelatih itu meliputi 32 peserta yang mengikuti akreditasi pelatih, 27 peserta yang mengikuti ujian kumite, 14 orang yang mengikuti ujian kata, dan 10 wasit dan juri yang mengikuti akreditasi.
Ketua Panitia Suparmadi menjelaskan, kegiatan penataran, ujian wasit, juri, dan akreditasi pelatih ini merupakan program kerja dari Pengda Forki DIY 2025 yang menyasar seluruh wasit dan juri se-DIJ. Di mana kegiatan tersebut memiliki tujuan sebagai upaya untuk pembinaan dan peningkatan kemampuan wasit-wasit yang ada di DIY.
Selain itu kegiatan ini dilakukan juga untuk mewujudkan pemahaman yang sama tentang peraturan pertandingan yang terbaru, baik itu dari sisi pelatih, wasit, dan juri."Mewujudkan juri jujur, profesional, dan berintegritas. Sebagai registrasi pendataan wasit, juri aktif di Forki DIY 2025," katanya.
Sekretaris Umum Pengda Forki DIY Paryono menjelaskan, kegiatan penataran wasit, juri dan akreditasi pelatih ini sangat perlu dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan antara wasit dan juri nanti. Karena diharapkan pada tahun 2025 ini Forki DIY ingin meningkatkan antara kerjasama para wasit dan pelatih di lapangan."Artinya apa, dari para pelatih dan wasit memahami peraturan pertandingan karate yang telah muncul," ujar
Baca Juga: Sensei Turisno Jadi Ketum Forki Kebumen, Ini Target di Kepengurusannya
Melalui kegiatan ini, Paryono juga berharap supaya ke depan Forki DIY bisa melahirkan wasit yang jujur, profesional, dan berintegritas. "Dari tingkat kecamatan maupun dari tingkat Internasional pun peraturan adalah sama," ungkapnya.
Sementara Kabid pendidikan dan penataran KONI DIY Sumaryanto mengaku sangat mengapresiasi kegiatan penataran, ujian wasit, juri, dan akreditasi pelatih karate tingkat daerah Tahun 2025 yang di selenggarakan oleh Pengda Forki DIY ini. Sebab menurutnya, bagaimanapun sebuah prestasi itu akan muncul dengan sebaik-baiknya jika semua komponen juga akan bekerja dengan baik."Kami sangat mendukung sekali kegiatan seperti ini. Karena ini sangat dibutuhkan supaya objektif dalam nanti memimpin pertandingan," katanya. (ayu).
Editor : Din Miftahudin