JOGJA - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY mengusulkan besaran bonus atlet dan pelatih peraih medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) 2024 mendatang bisa bertambah dibandingkan PON XX Papua 2021. Bonus yang diberikan lebih tinggi.
Ketua Umum KONI DIY Djoko Pekik Irianto mengatakan, saat ini KONI DIY sedang mengajukan usulan kepada Pemerintah Provinsi DIY terkait bonus bagi atlet calon peraih medali pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 mendatang.
Untuk medali nomor perorangan, misalnya, peraih medali emas diajukan usulan senilai Rp 250 juta dari semula Rp 200 juta.
Kemudian peraih medali perak menjadi Rp 125 juta dari semula Rp 100 juta.
Peraih medali perunggu menjadi Rp 60 juta dari semula Rp 50 juta.
Hal senada juga menyangkut peraih medali nomor beregu yang menggunakan skema atau rumus dengan besaran nominal lebih tinggi dibandingkan PON sebelumnya.
Tak hanya itu saja, pengajuan tersebut juga meliputi pelatih yang membersamai atlet.
"Bonus juga berlaku untuk setiap pelatih. Dan cabor yang jumlah pelatihnya lebih dari dua orang akan dibuat skema tersendiri," kata Djoko Pekik Senin (4/3).
Besaran nominal untuk pelatih minimal 50 persen dari perolehan bonus atlet.
Untuk nomor perorangan, diusulkan peraih medali emas mendapatkan Rp 125 juta dari semula Rp 60 juta.
Lalu peraih medali perak diajukan Rp 62,5 juta dari semula Rp 40 juta.
Peraih medali perunggu diusulkan Rp 40 juta dari semula Rp 30 juta.
"Bonus diusulkan bisa dibagikan segera setelah pelaksanaan PON yakni pada kisaran bulan November hingga Desember 2024 nanti. Selanjutnya usulan dari KONI akan dikaji oleh Pemda DIY," jelas Djoko Pekik. (ayu)
Editor : Amin Surachmad