JOGJA - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, tim futsal putri DIY berhasil lolos untuk bertanding di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) 2024 mendatang.
Walaupun baru pertama kali lolos, tim futsal putri DIY ini tetap optimistis dan mengincar hasil yang maksimal dengan membawa pulang medali.
"Kami tetap target minimal bisa membawa pulang medali, apapun itu medalinya. Syukur-syukur bisa masuk final yang artinya, minimal bisa dapat perak atau bahkan medali emas," jelas Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) DIY Nur Subiyantoro (6/2).
"Kami tetap target minimal bisa membawa pulang medali, apapun itu medalinya. Syukur-syukur bisa masuk final yang artinya, minimal bisa dapat perak atau bahkan medali emas," jelas Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) DIY Nur Subiyantoro (6/2).
Baca Juga: Terjadi 36 Tanah Longsor Selama Sebulan, BPBD dan Warga Perbaiki Rumah Rusak
Pada babak kualifikasi (BK) PON yang berlangsung bulan Oktober tahun lalu itu, tim futsal putri DIY tergabung dalam grup E bersama tim-tim kuat. Ada Sulawesi Selatan, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Timur.
Dalam tiga pertandingan yang digelar dalam BK PON itu, tim futsal putri DIY berhasil meraih kemenangan atas Sulawesi Selatan dengan skor 5-0. Lalu, imbang 0-0 dengan Jawa Timur dan menang 5-1 atas Nusa Tenggara Timur.
Walaupun dirasa sudah bermain dengan bagus, menurut Nur Subiyantoro, suksesnya tim futsal putri DIY bisa lolos dari penyisihan grup E itu jelas bukanlah hal yang mudah.
Pada babak kualifikasi (BK) PON yang berlangsung bulan Oktober tahun lalu itu, tim futsal putri DIY tergabung dalam grup E bersama tim-tim kuat. Ada Sulawesi Selatan, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Timur.
Dalam tiga pertandingan yang digelar dalam BK PON itu, tim futsal putri DIY berhasil meraih kemenangan atas Sulawesi Selatan dengan skor 5-0. Lalu, imbang 0-0 dengan Jawa Timur dan menang 5-1 atas Nusa Tenggara Timur.
Walaupun dirasa sudah bermain dengan bagus, menurut Nur Subiyantoro, suksesnya tim futsal putri DIY bisa lolos dari penyisihan grup E itu jelas bukanlah hal yang mudah.
Sebab, di grup tersebut ada tim kuat, seperti Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.
"Jadi, keberhasilan kemarin itu kami jadikan motivasi tersendiri untuk kedepan bisa meraih hasil lebih maksimal," tegasnya.
Akan tetapi, tim futsal putri DIY ini tetap harus waspada. Walau sudah berhasil menyingkirkan tim kuat seperti Jawa Timur, ke depan masih harus bertemu tim-tim kuat lainnya.
"Jadi, keberhasilan kemarin itu kami jadikan motivasi tersendiri untuk kedepan bisa meraih hasil lebih maksimal," tegasnya.
Akan tetapi, tim futsal putri DIY ini tetap harus waspada. Walau sudah berhasil menyingkirkan tim kuat seperti Jawa Timur, ke depan masih harus bertemu tim-tim kuat lainnya.
Yakni, Jawa Barat, perwakilan Kalimantan, perwakilan Papua, hingga perwakilan Sumatera dan tim tuan rumah.
Baca Juga: Tertinggi di Jawa, Ekonomi DIY Triwulan IV 2023 Tumbuh 5,07 Persen
Keberhasilan bisa meraih hasil apik di ajang BK PON lalu, Nur Subiyantoro tetap optimistis para pemain putri DIY tetap mampu untuk bisa memberikan hasil terbaik di ajang PON mendatang.
Sebab, saat ini para pemain yang membawa DIY lolos itu terus menjalani latihan dalam program pemusatan latihan daerah (puslatda) yang telah dicanangkan oleh KONI DIY beberapa waktu lalu.
"Persaingan tetap semakin ketat. Tapi kami yakin dengan kemampuan dan mental anak-anak yang siap. Maka kami optimis bisa meraih hasil terbaik di PON mendatang," ucap Nur Subiyantoro.
Tim futsal putri DIY memiliki kekuatan pemain sebanyak 13 orang. Mereka yakni Suciana Yuliani, Naura Qatrunnada, Shafa Yunianto, Sekar Arum Maharani, Ismi Nur Adizah, dan Elina Indri Astuti.
Keberhasilan bisa meraih hasil apik di ajang BK PON lalu, Nur Subiyantoro tetap optimistis para pemain putri DIY tetap mampu untuk bisa memberikan hasil terbaik di ajang PON mendatang.
Sebab, saat ini para pemain yang membawa DIY lolos itu terus menjalani latihan dalam program pemusatan latihan daerah (puslatda) yang telah dicanangkan oleh KONI DIY beberapa waktu lalu.
"Persaingan tetap semakin ketat. Tapi kami yakin dengan kemampuan dan mental anak-anak yang siap. Maka kami optimis bisa meraih hasil terbaik di PON mendatang," ucap Nur Subiyantoro.
Tim futsal putri DIY memiliki kekuatan pemain sebanyak 13 orang. Mereka yakni Suciana Yuliani, Naura Qatrunnada, Shafa Yunianto, Sekar Arum Maharani, Ismi Nur Adizah, dan Elina Indri Astuti.
Ada pula Fatika Deta Aprillia, Dhia Putri Hapsari, Dian Pawestri Nugraheni, Vyona Valencia, Nadila Ayu Larasati, Bening Putri Pamilih, dan Aulia Nur Hikmatin.
Nur Subiyantoro menyebut, keberhasilan lolos tim futsal putri DIY ini diwarnai dengan kerja keras pemain, pelatih, maupun pengurus.
Nur Subiyantoro menyebut, keberhasilan lolos tim futsal putri DIY ini diwarnai dengan kerja keras pemain, pelatih, maupun pengurus.
Baca Juga: Maling Bobol Bengkel di Paliyan Gunungkidul, Tertangkap Usai Jual Hasil Curian di Market Place
Menurutnya, keberhasilan untuk lolos di PON ini bukanlah sesuatu yang mudah. Sebab penuh dengan kerja keras dan keterbatasan finansial.
"Tapi, karena keterbatasan itu, membuat kami termotivasi untuk bekerja lebih maksimal dan meraih prestasi. Memang saat ini untuk yang lolos tim putri, dan ini akan kami maksimalkan dengan berlatih terus untuk meraih hasil maksimal," tandasnya. (ayu)
"Tapi, karena keterbatasan itu, membuat kami termotivasi untuk bekerja lebih maksimal dan meraih prestasi. Memang saat ini untuk yang lolos tim putri, dan ini akan kami maksimalkan dengan berlatih terus untuk meraih hasil maksimal," tandasnya. (ayu)