RADAR JOGJA - PSIM Jogja pecah telur di laga kandang setelah berhasil menaklukkan tamunya Persikab Kabupaten Bandung 1-0 di laga terakhir putaran pertama Pegadaian Liga 2 2023/2024 di Stadion Mandala Krida, Jogja, kemarin (22/10). Bahkan, ini kemenangan pertama di Mandala Krida sejak tahun 2019.
Dalam laga kali ini, tensi pertandingan berjalan panas. Dua pemain Persikab terpaksa diganjar kartu merah setelah melakukan pelanggaran terhadap para pemain PSIM. Kedua pemain tamu itu adalah Yaitu Al Maruf dan Hera Y.
Turun tanpa kedua pemain asingnya, skuad tim Laskar Mataram mampu mendominasi permainan sejak awal menit babak pertama. Sebenarnya banyak serangan yang dilancarkan, namun para pemain PSIM masih gagal menembus gawang Persikab. Alhasil skor masih imbang 0-0 untuk hingga turun minum babak pertama.
Di babak kedua, anak-anak Jogja masih terus mendominasi permainan. Banyak ancaman yang dilancarkan ke gawang Persikab. Dan, pada menit ke-52 Indra Setiawan berhasil mencetak gol setelah menerima umpan pojok Yudha Alkanzha. Skor pun menjadi 1-0 untuk keunggulan sementara PSIM.
PSIM terus mendominasi serangan. Sebenarnya ada dua peluang yang diperoleh striker Yanto, pemain yang masuk setelah menggantikan Yudha Alkhanzha. Namun peluang yang didapatkan hanya mengancam gawang tim berjuluk Laskar Dalem Bandung Pasukan Dipati Ukur Green Wolf.
Laga semakin memanas di menit-menit akhir pertandingan. Terbukti, dua pemain asing Persikab mendapatkan kartu merah dari wasit, Al Maruf dan Hera Y. Persikab bermain dengan sembilan pemain. Meski demikian, sampai akhir laga PSIM tetap belum bisa menambah gol.
Walaupun menang, PSIM masih menduduki peringkat 2 klasemen sementara Grup 2. PSIM masih kalah secara head to head dengan Bekasi FC. Dengan kemenangan di laga ini, sekarang Laskar Mataram mengantongi mengantongi 13 poin dari empat kali kemenangan, satu kali kalah, dan satu kali imbang.
Sementara untuk Persikab masih bertahan di peringkat empat klasemen sementara Grup 2. Mereka mengantongi 8 poin hasil dari dua kali menang, dua kali imbang dan dua kali kalah.
Seusai pertandingan, Pelatih Kepala PSIM Jogja Kas Hartadi mengaku senang atas capaian anak asuhnya. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada para pemainnya, baik yang bertanding maupun sebagai cadangan. "Pemain luar biasa bisa karena bisa meraih tiga poin laga terakhir di home," ujarnya dengan semringah.
Menurutnya, kemenangan perdana di laga kandang kali ini dipersembahkan untuk manajemen PSIM Jogja serta para suporter Brajamusti dan The Maident. Pelatih asal Solo ini mengaku akan mulai fokus lagi untuk menjalani putaran kedua.
"Saya sampaikan kemarin saya sebagai manajer di PSIM. Namu sekarang saya akan fokus di head coach mulai hari ini. Karena saya fokus di putaran kedua. Dan pada pertandingan sore ini (kemarin, Red), para pemain sangat luar biasa," ungkapnya.
Penyerang PSIM I Nyoman Sukarja menambahkan, ia melihat pertandingan kali ini sangat sulit. Sebab, Persikab juga bermain sangat bagus. "Kemenangan ini berkat kerja keras tim. Ini juga berkat dukungan para suporter dan keluarga besar di PSIM, sehingga kita mendapatkan tiga poin," tandasnya.
Sementara itu, Pelatih Kepala Persikab Kabupaten Bandung I Putu Gede Swisantoso mengucapkan selamat untuk PSIM Jogja yang memenangkan pertandingan kali ini. Namun, di laga ini pihaknya merasa kecewa terutama di babak kedua karena tidak sesuai yang diharapkan. "Persikab harus banyak belajar untuk bisa kontrol emosi di situasi laga," tegasnya.
Penyerang Persikab Monieaga Bagus Suwardi juga mengucapkan selamat kepada tuan rumah yang sudah mendapat tiga poin di laga ini. Menurutnya, kekalahan yang diterima timnya di laga ini karena lepas konsentrasi sehingga membuat mereka kecolongan. "Mungkin banyak emosi juga tadi para pemain. Semoga ke depan bisa lebih baik lagi," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Satria Pradika