Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Berharap Kecipratan Tuah Bajul Ijo

Editor Content • Selasa, 12 Juli 2022 | 20:08 WIB
ANTUSIAS: Para pemain mengikuti sesi latihan di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul,(6/6). Tidak semua pemain mengikuti latihan ini karena sedang menjalani medical check up (MCU) di RSUD Kota Jogja.(DOK PSIM JOGJA)
ANTUSIAS: Para pemain mengikuti sesi latihan di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul,(6/6). Tidak semua pemain mengikuti latihan ini karena sedang menjalani medical check up (MCU) di RSUD Kota Jogja.(DOK PSIM JOGJA)
RADAR JOGJA - PSIM Jogja akan menjalani uji tanding dengan Persebaya Surabaya dalam laga ekshibisi yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (17/7). Laga ini sekaligus launching tim Persebaya Surabaya musim 2022/2023. Bagi Laskar Mataram-julukan PSIM Jogja, laga ini sebagai ajang untuk mematangkan persiapan tim menjelang Liga 2 musim 2022/23.

Pelatih PSIM Jogja Imran Nahumarury berharap, selain sebagai persiapan menjelang berkiprah di Liga 2, dari laga persahabatan ini bisa kecipratan tuah Persebaya Surabaya. Seperti diketahui sejumlah tim Liga 2 yang melakukan uji coba bersama tim kebanggaan kota Surabaya tersebut berhasil promosi ke Liga 1. ''Kalau dari histori, kami inginnya seperti itu. Setelah melawan Persebaya, kami bisa promosi. Tapi tentu saja, untuk promosi kami juga harus mempersiapkan tim dengan baik dan maksimal,'' kata Imran.

Sejauh ini sudah ada empat tim yang merasakan “tuah” Bajul Ijo. Yakni, PSIS Semarang, Persik Kediri, PSS Sleman, dan Persis Solo. Mereka berhasil promosi ke Liga 1 setelah melakoni uji coba melawan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo.

Selama persiapan menuju kompetisi Liga 2 yang segera bergulir, sebelumnya Laskar Mataram menjalani tiga kali uji coba dengan sesama tim Liga 2 selama menjalani pemusatan latihan di Jabodetabek. Dari tiga laga itu, Laskar Mataran sama sekali belum meraih kemenangan. Aditya Putra Dewa dkk dibekuk Persiba Balikpapan 0-3, takluk dari FC Bekasi City 0-1, dan ditahan imbang 0-0 Semen Padang.

Meski begitu, pelatih PSIM, Imran Nahumarury, mengaku jika selama menjalani uji tanding iyu, anak asuhnya telah menunjukkan peningkatan meskipun belum 100 persen. Imran juga mengungkapkan, anak asuhnya telah menjalankan tiga poin penting yang menjadi fokus utamanya dengan baik.

Pertama bagaimana saat kehilangan bola mereka harus bisa merebut bola. Yang kedua zona zero, artinya tidak boleh buat pelanggaran di depan area box. Yang terakhir adalah bagaimana orang ketiga ini nongol, dan ini yang sering terjadi. “Jadi perubahan sudah ada meskipun belum 100 persen, masih banyak yang harus kami lakukan untuk tim ini,” terang pelatih asal Tulehu, Maluku itu.

CEO PSIM Jogja Bima Sinung Widagdo, menyambut baik ajakan uji tanding dengan tim yang diarsiteki Aji Santoso tersebut. Bima mengaku jika PSIM Jogja merasa terhormat telah mendapatkan undangan dari Persebaya Surabaya dalam laga bertajuk Going Strong Game ini. “Persebaya adalah tim besar dan juga merupakan tim kuat yang berkompetisi di Liga 1,” papar Bima.(cr5/din)  Editor : Editor Content
#Stadion Gelora Bung Tomo #Jogja #PSIM Jogja