Sejatinya pada laga perdana lalu, Super Elja bukan tanpa suporternya saat bentrok melawan Persis Solo di Stadion Manahan, Solo (11/6). Namun, saat itu mayoritas yang hadir adalah Slemania. Sedangkan BCS memutuskan tak berangkat karena hanya diberikan kuota 500 lembar tiket oleh panitia penyelenggara (panpel). Sebagai gantinya, mereka pun menggelar nonton bareng (nobar) di Maguwoharjo International Stadium (MagIS).
Media Officer (MO) PSS Juan Tirta Abditama mengatakan, laga sore nanti akan dihadiri lebih banyak suporter. Hal itu dinilai sangat positif untuk memberikan suntikan semangat tim saat bertanding. "Tentu ini menjadi motivasi untuk tim agar bisa bermain dengan percaya diri menghadapi Persita," ujar Juan kepada Jawa Pos Radar Jogja Rabu (15/6).
Meski begitu, manajemen Super Elja berharap adanya suporter tak lantas menjadi beban bagi para pemain. Malah, diharapkan bisa membikin semangat pemain meningkat. "Dengan begitu PSS bisa meraih poin penuh dan melaju ke babak selanjutnya," ucap Juan.
Mewakili manajemen, dia berpesan kepada Sleman fans untuk menjaga keselamatan. Juga menjaga sopan santun dengan warga lainnya. "Untuk teman-teman suporter yang berangkat dari Sleman menggunakan transportasi apapun tetap hati-hati di jalan. Selamat sampai tujuan," kata Juan.
Sementara itu winger Irkham Zahrul Mila senang dengan kehadiran pendukung Super Elja di Solo. Menurutnya, adanya suporter menjadi spirit tersendiri bagi timnya bertanding. "Semoga di pertandingan kedua PSS menang," harap Mila. (ard/din) Editor : Editor Content