Musorkot dihadiri seluruh anggota KONI Kota Jogja serta undangan dari berbagai pihak terkait. Sebagai calon tunggal, Aji akan didampingi Mulyono dari Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) dan Tri Kirana Muslidatun dari Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) sebagai anggota tim formatur.
Aji Karnanto berjanji menjadikan KONI Kota Jogja sebagai organisasi yang solid dan responsif. Juga melakukan pembinaan prestasi secara sistematis, bertahap serta berkesinambungan. Nah, untuk mencapai target prestasi pihaknya akan mengintensifkan sumber daya yang tersedia untuk program pembinaan prestasi.
"Kami akan membangun kerja sama yang harmonis dengan Pemkot Jogja dan stakeholder lainnya dalam pembinaan prestasi olahraga," ujar Aji.
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti berpesan kepada Ketum terpilih untuk mencari dan menempatkan figur-figur yang kompeten di bidangnya dalam kepengurusan empat tahun ke depan. Orang nomor satu di Kota Jogja tersebut berharap agar susunan kepengurusan yang baru dapat meningkatkan prestasi olahraga di Kota Jogja. Sekaligus mempersiapkan atlet-atlet dengan sebaik mungkin di Porda XVI DIJ 2022.
"Persiapan Porda DIJ itu bagi KONI Kota Jogja itu diawali dengan penyusunan kepengurusan yang solid dan mantap dulu. Musorkot temanya kan Bersinergi Raih Prestasi Tertinggi, jadi ukuran keberhasilan KONI itu ya prestasi. Trus, apa itu prestasi? Prestasi ya juara,” tegasnya.
Sementara itu, Ketum KONI DIJ Djoko Pekik Irianto menyampaikan, sejumlah program pembinaan atlet ke depan harus disinergikan dengan baik. Mulai dari tingkat Pelatcab, Pelatda, hingga Pelatnas.
Ketua Panitia Musorkot Syalthut Aridloi menjelaskan, pada Musorkot kali ini diikuti sebanyak 50 anggota KONI Kota Jogja. Terdiri dari 48 pengurus cabang olahraga dan dua badan keolahragaan fungsional. (ard/din) Editor : Editor Content