Pelatih PSS Dejan Antonic berujar, pertandingan pertama selalu sulit. Terlebih lagi, lawan yang akan dihadapi adalah Persija, tim yang punya materi pemain mumpuni. “Game pertama pasti berat sekali, karena kami main lawan tim besar dan salah satu tim yang diprediksi bisa juara musim ini,” kata Dejan dalam jumpa pers, Sabtu (4/9).
Namun, lanjutnya, dengan motivasi dan kerja keras dia yakin PSS bisa melewati hadangan tim Ibukota itu. Mantan pelatih Madura United itu juga meminta dukungan dari suporter karena suport dan doa adalah hal yang dibutuhkan tim saat ini.
Pelatih asal Serbia itu menyebut, Persija merupakan tim besar dan baru menjadi juara di Piala Menpora. Menurut dia, tim asal ibu kota itu memiliki tradisi dan kualitas besar, suporter fanatik. “Dia punya kualitas, kami punya kualitas, saya pikir kita bisa lihat satu pertandingan cukup interesting,” ungkapnya. “Sekali lagi sepak bola kadang-kadang unpredictable, tim yang tetap disiplin dan fokus dia bisa menang.”
Sedang kapten PSS Bagus Nirwanto juga punya keyakinan yang sama. Apalagi kekompakan dan chemistry para pemain sudah mulai terbangun sejak Piala Menpora lalu.“Kita siap untuk pertandingan besok malam. Meskipun pertandingan pertama berat bagi saya dan tim, tapi kita harus berusaha dan jangan menyerah sebelum bertanding. Pasti kita bisa,” ujar Bagus.
Sementara itu, fisioterapis PSS Muhammad Firman menuturkan, penggawa Super Elja dalam kondisi sehat. Ia menegaskan tim pelatih masih fokus memberi program pencegahan cedera. “Tim kan nanti jadwalnya padat sekali. Kalau sampai saat ini yang saya tangani pemain hanya pegal-pegal dan adaptasi otot karena sempat libur sebulan,” jelas mantan fisioterpis KAI Bima Perkasa Jogja itu.
Di series 1 BRI Liga 1, PSS akan memainkan enam pertandingan. Setelah melawan Persija, Super Elja akan menghadapi Persiraja Banda Aceh pada 11 September dan Arema FC (19/9). Kemudian versus Madura United (25/9), Persebaya Surabaya (29/9), dan Persik Kediri (3/10). (ard/laz)
Editor : Editor Content