Hal itu diungkapkan Bambang merespons pertemuannya dengan YouTuber Atta Halilintar. Suami Aurel Hermansyah itu kedapatan melakukan pertemuan dengan Bambang beserta putranya Rian Putra Utama. Pertemuan tersebut dibagikan Atta melalui postingan instagram story-nya.
Saat dikonfirmasi perihal pertemuan tersebut, Bambang menanggapinya dengan santai. Pengusaha asal Semarang, Jawa Tengah itu mengatakan, bahwa kedatangan Atta hanya sebatas silaturahmi. Sekaligus membahas sepak bola nasional secara luas. "Pertemuan dengan mas Atta dalam rangka sharing apa yang bisa dilakukan untuk kemajuan sepak bola kita," ujar Bambang kepada Radar Jogja, Kamis (20/5).
Lantas, apakah kemungkinan Atta bakal berinvestasi pada saham PT PSIM? Soal itu, Bambang enggan menjawab secara gamblang. "Kami sih baru sharing-sharing saja, saya senang lihat anak muda sudah mau berpikir tentang kemajuan ini," katanya.
Di luar itu, Bambang menegaskan bahwa saat ini dirinya masih fokus mengelola tim berjuluk Laskar Mataram itu. Mengingat sebelumnya pria 56 tahun itu santer dirumorkan mengundurkan diri dari jabatannya. "Kami semua masih fokus dengan tim saja. Belum berpikir yang lain," ucap Bambang.
Pertemuan Bambang dengan Atta membuat spekulasi ketertarikan Atta berinvestasi di PSIM. Padahal sebelumnya Atta sempat dikabarkan masuk kepengurusan Sriwijaya FC. Hal itu juga mengingat masuknya beberapa figur baru dalam pengelolaan klub divisi 2 itu. Sebut saja Cilegon FC yang diakuisisi presenter Raffi Ahmad, lalu Persis Solo yang sahamnya dimiliki putra Presiden RI Kaesang Pangarep. Selain dua nama tersebut artis Baim Wong juga dikaitkan dengan Sriwijaya FC.
Terpisah, Media Officer (MO) PSIM Ditya Fajar Rizkizha menambahkan, perihal Atta, tidak ada hubungannya dengan PSIM. Sebab, kata Ditya, itu hanya pertemuan pribadi saja antara Bambang dan sang YouTuber itu.
Begitu pula dengan rumor pengunduran diri Bambang, Ditya berujar sampai saat ini belum ada informasi apapun. "Mengenai pak Bambang kami belum bisa memberikan komentar banyak. Tapi sejauh ini manajemen maupun operasional tetap berjalan dengan baik," jelas pria 30 tahun itu.
PSIM Jogja sendiri kini sudah fokus mengejar target promosi ke Liga 1 musim depan. Itu dibuktikan dengan mempertahankan pelatih Seto Nurdiyantara. Juga sudah merekrut pemain bidikan dan mulai berlatih. (ard/pra) Editor : Editor Content