Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sport Gathering, Tim BPD DIY Raih Juara Umum

Administrator • Senin, 3 April 2017 | 21:33 WIB
BORONG JUARA: Kepala BKAD Kota Jogja Kadri Renggono menyalami perwakilan Bank BPD DIY yang menjuarai sport gathering di GOR Amongrogo Jogja, kemarin (2/4).(KUSNO S. UTOMO/RADAR JOGJA)
BORONG JUARA: Kepala BKAD Kota Jogja Kadri Renggono menyalami perwakilan Bank BPD DIY yang menjuarai sport gathering di GOR Amongrogo Jogja, kemarin (2/4).(KUSNO S. UTOMO/RADAR JOGJA)
RADARJOGJA.CO.ID - JOGJA - Olahraga bersama bertajuk sport gathering yang berlangsung di GOR Amongrogo selama dua hari Sabtu (1/4) dan Minggu (2/4) resmi berakhir kemarin. Tim Bank BPD DIY berhasil keluar sebagai juara umum mengungguli enam kontingen lain. Ada tiga cabang olahraga yang dipertandingkan yakni tenis meja, futsal, dan bulutangkis.

Selain tim Bank BPD DIY, enam peserta lain berasal dari instansi keuangan di lingkungan provinsi, kabupaten, dan kota se-DIJ. Enam tim itu adalah Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) DIJ, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bantul, Kulonprogo, Gunungkidul, dan BKAD Kabupaten Sleman serta BKAD Kota Jogja
Bulutangkis menjadi lomba terakhir yang dipertandingkan. Tim Bank BPD DIY mengalahkan tim BKAD Kota Jogja. Sebelumnya, kemenangan telah lebih diraih untuk futsal dan tenis meja.

"Selamat kepada para juara," ucap Kepala BPKAD Kota Jogja Kadri Renggono saat menyerahkan hadiah dan uang penghargaan kepada perwakilan juara satu, dua dan juara tiga.

Tidak ada sambutan yang disampaikan Kadri. Sambutan disampaikan Direktur Pemasaran Bank BPD DIY Bambang Ghiri Dwi Kuncoro. Dia memberikan apresiasi dan penghargaan kepada semua peserta yang telah mengikuti olahraga bersama tersebut.

"Terima kasih kepada semua peserta. Tahun depan akan perbanyak cabang olahraga yang dipertandingkan. Acara ini jadi agenda tahunan," kata Bambang.

Namun demikian, Bambang masih berpikir soal waktu. Alasannya, dengan alokasi selama dua hari, bukan hal gampang jika panitia mempertandingkan banyak cabang olahraga. "Jangan sampai nggak laku. Maksudnya nggak ada yang nonton. Karena pemain juga jadi penonton," ujar alumnus Fakultas Hukum UGM ini. (kus/ila/ong) Editor : Administrator
#BPD #BPD DIY #Sport Gathering