Selain tim Bank BPD DIY, enam peserta lain berasal dari instansi keuangan di lingkungan provinsi, kabupaten, dan kota se-DIJ. Enam tim itu adalah Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) DIJ, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bantul, Kulonprogo, Gunungkidul, dan BKAD Kabupaten Sleman serta BKAD Kota Jogja
Bulutangkis menjadi lomba terakhir yang dipertandingkan. Tim Bank BPD DIY mengalahkan tim BKAD Kota Jogja. Sebelumnya, kemenangan telah lebih diraih untuk futsal dan tenis meja.
"Selamat kepada para juara," ucap Kepala BPKAD Kota Jogja Kadri Renggono saat menyerahkan hadiah dan uang penghargaan kepada perwakilan juara satu, dua dan juara tiga.
Tidak ada sambutan yang disampaikan Kadri. Sambutan disampaikan Direktur Pemasaran Bank BPD DIY Bambang Ghiri Dwi Kuncoro. Dia memberikan apresiasi dan penghargaan kepada semua peserta yang telah mengikuti olahraga bersama tersebut.
"Terima kasih kepada semua peserta. Tahun depan akan perbanyak cabang olahraga yang dipertandingkan. Acara ini jadi agenda tahunan," kata Bambang.
Namun demikian, Bambang masih berpikir soal waktu. Alasannya, dengan alokasi selama dua hari, bukan hal gampang jika panitia mempertandingkan banyak cabang olahraga. "Jangan sampai nggak laku. Maksudnya nggak ada yang nonton. Karena pemain juga jadi penonton," ujar alumnus Fakultas Hukum UGM ini. (kus/ila/ong) Editor : Administrator