Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Belum Ada Manajer Meeting, Kick Off Liga Tak Jelas

Editor News • Selasa, 14 Maret 2017 | 23:45 WIB
RIZAL SETYO NUGROHO/RADAR JOGJA GENJOT FISIK: Para pemain PSIM Jogja melakukan latihan di Stadion Mandala Krida. Mereka akan digenjot latihan fisik untuk meningkatkan performanya.
RIZAL SETYO NUGROHO/RADAR JOGJA GENJOT FISIK: Para pemain PSIM Jogja melakukan latihan di Stadion Mandala Krida. Mereka akan digenjot latihan fisik untuk meningkatkan performanya.

RADARJOGJA.CO.ID - Program latihan PSIM Jogja mengalami gangguan. Ini merupakan buntut dari perencanaan kompetisi yang masih abu-abu. Sampai saat ini, manajemen tim kebanggaan warga Jogja tersebut belum mendapatkan pemberitahuan.

Alhasil, perencanaan latihan skuad Laskar Mataram, julukan PSIM ada hambatan. Kondisi bertambah setelah kepolisian juga enggan mengeluarkan izin untuk laga ujicoba di Stadion Sultan Agung, kandang sementara.

"Sementara belum ada undangan. Kami masih menunggu," ujar Manajer PSIM Agung Damar Kusumandaru, Senin (13/3).

Tanpa ada ujicoba, memang menyulitkan Pelatih Erwan Hendarwanto mengetahui kondisi Hendika Arga dkk. Selama sepekan terakhir, sang juru taktik tersebut menggenjot anak asuhnya dengan materi latihan fisik.

Kini, jika mengacu jadwal, Pasukan Biru wajib untuk menggelar ujicoba. Terutama dengan tim selevel yang bisa untuk menjadi acuan mengetahui kekurangan dan kelebihan. "Sebenarnya ada komunikasi lisan untuk ikut di turnamen Piala Bung Karno II di Blitar. Tapi, sampai saat ini belum mendapat undangan resmi," tandasnya.

Turnamen di luar Jogja menurutnya banyak manfaatnya. Selain mengikuti program latihan tim, juga melatih mental pemain. "Kalau mengacu jadwal sebenarnya saat ini pematangan. Kami masih menunggu pemberitahuan resmi dari PSSI atau operator kompetisi," jelasnya.

Tanpa ada kejelasan jadwal, lanjut Agung, pihaknya juga kesulitan untuk menggaet sponsor. Karena, sponsor pastinya membutuhkan kepastian. Selain nilai komersil dari Liga 2. "Itu kan menyangkut durasi kontrak. Sponsor juga belajar kompetisi di Indonesia," kelakarnya. (riz/eri)
  Editor : Editor News
#PSIM #Brajamusti #Liga 2