Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jaya Klaim 80 Persen Tim Mulai Terbentuk

Administrator • Jumat, 27 Maret 2015 | 00:37 WIB
Photo
Photo
SETIAKY A.KUSUMA/RADAR JOGJA
BELUM KONSISTEN: Salah satu pemain PSS Sleman berusaha melewati hadangan pemain PIM Maguwoharjo dalam laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, kemarin (25/3). Dalam laga ini PSS Sleman menang dengan skor 5-0. 
SLEMAN – Langkah anak-anak PSS Sleman dalam menjalani partai uji coba melawan tim le-vel bawah, belum menunjukkan jati diri yang diharapkan. Para pemain belum konsisten dalam melaksanakan tugasnya masing-masing. Meski demikian, Pelatih Jaya Hartono mengklaim, timnya sudah terbentuk 80 persen.Dari jalannya pertandingan yang digelar di Maguwoharjo Rabu sore (25/3), tim pertama PSS Sleman berhasil menumbangkan PIM Maguwoharjo dengan skor 5-0. Namun pada pertandingan kedua saat menjajal Persak Kentungan, PSS hanya bermain imbang 1-1.Jaya menilai memang ada per-bedaan kualitas antara tim per-tama dan tim kedua. Pelatih berdarah Medan ini banyak me-nyoroti lini tengah tim di pertan-dingan kedua saat ditahan seri Persak Kentungan."Memang tim kedua tidak sebaik tim pertama. Kami tidak memi-liki playmaker pengatur di skuad ke dua.
Dengan hasil ini kira-kira sudah 80 persen tim terbentuk," kata Jaya usai pertandingan.Pada pertandingan melawan PIM Maguwoharjo, lini tengah PSS Sleman yang dikomandoi Ahmad Sembiring tampil mendominasi.Ini dibuktikan dengan gol yang dicip-takan oleh M Rifki, Diego Banowo, Ahmad Sembiring, Aris Alfiansyah dan sebiji gol bunuh diri.Perpaduan empat gelandang M Rifky, Sembiring, Dicky Prayoga dan Voller Ortega memapu men-ciptakan sejumlah peluang di garis gawang PIM Maguwoharjo. Namun sayang, terdapat sejumlah peluang yang tidak dapat diman-faatkan striker PSS, Aris Alfian-syah dan Diego Banowo.
Sementara hasil kontradiktif di-raih oleh tim kedua. Perombakan tim secara besar-besaran, mem-buat permainan tim PSS menjadi melempem. Melawan tim dengan level di bawah, PSS justru keco-longan terlebih dahulu, dan baru bisa menyamakan kedudukan di menit-menit akhir, 1-1.Jaya mengatakan, di tim kedua, lini tengah tidak menemukan sosok pengatur serangan. Se-hingga, sering kali terjadi salah umpan dan kehilangan bola. "Nantinya, tetap akan dievaluasi. Bagaimana pun, saya tidak akan membeda-beda pemain," jelasnya.Pertandingan kemarin men-jadi bekal Jaya untuk melawan PSBK Blitar Sabtu (28/3). "Untuk melawan PSBK, tim dicampur," ujarnya. (bhn/jko/ong) Editor : Administrator
#PSS #Sleman #Sepakbola #Sport