JOGJA - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mulai melakukan investigasi atas dugaan tindakan kekerasan atau pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang oknum dosen di jurusan Farmasi kepada beberapa mahasiswanya.
Kasus tersebut saat ini menjadi perhatian publik setelah sejumlah unggahan di media sosial memuat pengakuan dari pihak yang mengaku sebagai korban.
Kasubdit Humas dan Media UMY Fitria Rahmawati mengatakan, bahwa pimpinan universitas telah menerima informasi mengenai dugaan tersebut.
Menurutnya, UMY memandang persoalan itu sebagai hal yang sangat serius.
"Pimpinan telah menerima informasi soal dugaan tindakan tidak menyenangkan yang melibatkan anggota civitas academica tersebut."
"UMY memandang persoalan ini dengan sangat serius, dan berkomitmen menangani secara transparan, akuntabel, dan penuh kehati-hatian," ujarnya kepada Radar Jogja, Sabtu (11/7/2026).
Fitria menjelaskan, proses investigasi juga telah dimulai dengan melibatkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) UMY.
"Proses investigasi telah dilakukan melibatkan Satgas PPKPT UMY untuk memastikan seluruh informasi dan fakta dapat diperiksa secara objektif," katanya.
Sebagai bagian dari proses pemeriksaan, pada Sabtu (11/7/2026) UMY juga tengah menjadwalkan rapat bersama Satgas PPKPT, pihak fakultas, dan program studi terkait.
"Hari ini rencananya dilaksanakan rapat bersama Satgas PPKPT, fakultas, dan prodi sebagai bagian dari proses pemeriksaan tersebut," imbuhnya.
Meski demikian, Fitria mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut dari fakultas.
Hasil perkembangan penanganan kasus akan disampaikan setelah proses internal berjalan.
Baca Juga: Kabel, Lampu, hingga Tanaman Hilang, DLH Kulon Progo Ungkap Pencurian dan Perusakan di Taman Kota
"Kami masih menunggu informasi dari pihak fakultas. Informasi lebih lanjut akan disampaikan," tutupnya. (iza)
Editor : Iwa Ikhwanudin