Pemkab Kebumen Keluarkan Rp 208,5 Juta untuk Bonus Atlet Popda dan Peparda 

Muhammad Hafied • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 06:46 WIB
Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyerahkan bonus kepada atlet berprestasi yang bertanding pada ajang Popda dan Peparpeda tingkat Jawa Tengah Tahun 2026. (Dokumentasi Prokopim Kebumen)
Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyerahkan bonus kepada atlet berprestasi yang bertanding pada ajang Popda dan Peparpeda tingkat Jawa Tengah Tahun 2026. (Dokumentasi Prokopim Kebumen)

 

 

 

 

KEBUMEN - Pemkab Kebumen mengalokasikan anggaran Rp 208,5 juta untuk bonus atlet berprestasi. Bonus tersebut diberikan kepada atlet peraih medali pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) dan Pekan Patalimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) tingkat Jawa Tengah tahun 2026.

 

Bonus atlet berprestasi diserahkan bersaman peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 di Pendopo Kabumian, Rabu (9/9). Setiap atlet peraih medali diberikan bonus berneda sesuai raihan prestasi. Khusus peraih medali emas para atlet mendapat bonus sebesar Rp 2,5 juta, plus uang Rp 1,5 juta yang diambil dari dana tanggungjawab sosial atau CSR.

 

Sedangkan atlet peraih medali perak mendapat uang Rp 2 juta dan peraih medali perunggu membawa pulang Rp 1,5 juta. Selain atlet, bonus sebagai bentuk penghagaan pemkab juga diberikan para pelatih berprestasi. Bonus tersebut berlaku bagi atlet dan pelatih cabang olahraga (cabor) beregu dan perorangan atau individu.

Baca Juga: Anggota Komisi B DPRD Kota Jogja Fajar Kurniawan Dukung Jadikan Sungai Alternatif Wisata Baru

Pada gelaran popda tingkat Jawa Tengah tahun ini, Kabupaten Kebumen mengirim 312 atlet dari berbagai cabor. Hingga hari terakhir pertandingan, kontingen Kebumen menduduki peringkat 15 besar. Adapun cabor judo menjadi penyumbang medali terbanyak dengan perolehan empat medali emas. "Prestasi olahraga juga harus terus kita dorong," ucap Bupati Kebumen Lilis Nuryani saat sambutan.

 

Pada peringatan Haornas itu, Lilis menyampaikan pesan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir. Intinya agar budaya olahraga dan industri olahraga perlu dibangun sebagai satu ekosistem. Prestasi olahraga juga dinilai sulit diraih ketika ekostistem olahraga tidak terbangun dengan baik. "Tetapi kita harus ingat atlet juara lahir dari masyarakat yang gemar olahraga," ucapnya.

 

Berdasar hasil rekap pada Sistem Informasi Manajemen Pembinaan Olahraga (Simpora) pada Minggu (6/9), atlet Kebumen berhasil membawa pulang total 13 medali emas, 12 medali perak dan 25 medali perunggu. Capaian ini menghantarkan Kabupaten Kebumen unggul di atas kabupaten lain, seperti Kabupaten Klaten, Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Magelang.

Baca Juga: Dukung Prioritas Kemenkes, Herbalife dan Cita Sehat Luncurkan Program Pencegahan Stunting

Selain cabor judo, pendulang medali emas berasal dari cabor bulu tangkis, gulat, panahan dan tenis meja. Sementara perolehan medali perak diraih cabor bola voli indoor, atletik dan judo. Khusus medali perunggu diraih cabor bola voli, basket, atletik, sepak takraw dan judo. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
kebumen Lilis Nuryani Peparda Popda jawa tengah