Paskibra di 26 Kecamatan di Kebumen Disiapkan Fisik dan Mental Bertugas di Hari Kemerdekaan

Muhammad Hafied • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 01:23 WIB

 

Prosesi latihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Kecamatan Kuwarasan. (Dokumentasi Koramil Kuwarasan)
Prosesi latihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Kecamatan Kuwarasan. (Dokumentasi Koramil Kuwarasan)

 



 

KEBUMEN - Pasukan pengibar bendera (Paskibra) di 26 kecamatan telah terbentuk. Saat ini masing-masing paskibra di setiap kecamatan sudah mulai menjalani latihan secara intensif sebelum menjalankan tugas pada peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.

Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kebumen Pratikno mengatakan, pembentukan paskibra tingkat kecamatan dilakukan seperti tradisi tahun sebelumnya.

Yakni, ditangani langsung gabungan instansi yang berkedudukan di tingkat kecamatan. "Diserahkan sepenuhnya di kecamatan. Sekarang sudah mulai latihan untuk persiapan upacara 17 Agustus," katanya, Senin (10/8).

Baca Juga: Lewat Program Revola, Pemprov Jateng Mampu Sulap Lahan Tidur Belasan Tahun Jadi Produktif

Dia menegaskan, pembentukan paskibra pada momentum 17 Agustus tak lain menjadi bagian guna memastikan pelaksanaan upacara bendera berlangsung tertib dan khidmat. Pembentukan anggota paskibra diawali proses seleksi ketat dari kalangan pelajar pada setiap kecamatan.

Setelah terpilih dilanjutkan dengan pembinaan dan latihan secara intensif dengan dipandu instruktur terlatih. "Upacara besok itu sakral karena menyangkut Hari Kemerdekaan. Personel yang disiapkan harus terlatih," ungkapnya.

Pratikno menyatakan, tugas dari paskibra bukan hanya dituntut menguasai kemampuan teknis, tetapi juga menunjukkan sikap disiplin dan tanggungjawab selama menjalankan tugas.

Baca Juga: Takdir W.R. Soepratman yang Tak Sempat Mendengar Lagu Ciptaannya di Hari Kemerdekaan

Selain itu, dibentuknya paskibra juga diharapkan dapat memberikan pengalaman tersendiri bagi pelajar dalam menumbukan semangat nasionalisme. "Di dalamnya bukan cuma kemampuan fisik, mental personel juga ditempa," katanya.

Danramil 19/Kuwarasan Kapten Arh Budi Santoso menyampaikan, prosesi latihan Paskibraka sudah berlangsung dengan melibatkan pendamping dari TNI dan Polri. Di samping itu Evaluasi dan koordinasi juga terus dilakukan guba memastikan kesiapan teknis maupun mental seluruh anggota paskibra terpilih.

Dia menegaskan, menjadi pasukan pengibar bendera patut menjadi kebanggaan karena akan bertugas dalam rangkaian upacara kemerdekaan bangsa. "Menjadi paskibra bukan sekadar tugas upacara, tetapi sebuah kehormatan dan bentuk pengabdian kepada bangsa," ujarnya. (fid/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
pakibra kebumen hut kemerdekaan ri kecamatan Kesbangpol