Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pembakaran Sisa Pakan Ditinggal, Kandang Ternak di Playen Terbakar

D
Penulis: Dzika Fajar❯

Advertisement

KEBAKARAN KANDANG: Petugas Damkarmat Gunungkidul melakukan pemadaman kandang ternak milik warga di Padukuhan Gading IV, Kalurahan Gading, Playen, Selasa (8/9). (Dok. Damkarmat Gunungkidul)
KEBAKARAN KANDANG: Petugas Damkarmat Gunungkidul melakukan pemadaman kandang ternak milik warga di Padukuhan Gading IV, Kalurahan Gading, Playen, Selasa (8/9). (Dok. Damkarmat Gunungkidul)

 

 

Advertisement

GUNUNGKIDUL - Kandang ternak milik Selamet, 58, warga Padukuhan Gading IV, Kalurahan Gading, Kapanewon Playen, Gunungkidul, terbakar Selasa (8/9) sekitar pukul 15.00 WIB. Api diduga berasal dari sisa pakan ternak atau rapen yang dibakar lalu ditinggal pemiliknya.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gunungkidul Handoko mengatakan saat kejadian Selamet sedang membakar sisa pakan ternak. Dia kemudian meninggalkan lokasi untuk mengambil pelepah pisang yang akan digunakan sebagai pakan.

“Pak Selamet membakar sisa pakan ternak atau rapen dan ditinggal mengambil pelepah pisang untuk pakan ternak. Tiba-tiba api sudah membesar,” kata Handoko.

Saat mengetahui api membesar, Selamet berupaya menyelamatkan ternaknya dari dalam kandang. Dia juga mencoba memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api semakin besar hingga warga akhirnya menghubungi Damkarmat Gunungkidul.

Kandang yang terbakar merupakan bangunan berbahan kayu berukuran sekitar 18x5 meter. Api terutama membakar bagian atap di tengah kandang dengan luas kerusakan diperkirakan mencapai 40 persen.

Bangunan tersebut terdiri atas empat bagian yang disatukan. Tiga bagian mengalami kerusakan pada atap. Selain digunakan sebagai kandang, sebagian bangunan juga dimanfaatkan untuk menyimpan pakan kering.

“Di dalam kandang ada dua ekor sapi dan tiga ekor kambing. Tandon pakan kering juga ikut terbakar,” jelas Handoko.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Selamet berhasil mengeluarkan seluruh ternaknya sebelum api semakin membesar. Namun, sebagian kandang tidak dapat digunakan sehingga aktivitas pemeliharaan ternak ikut terdampak.

Kerugian akibat kerusakan kandang dan pakan kering diperkirakan mencapai Rp 10 juta.

Damkarmat Gunungkidul mengerahkan dua armada Blambir untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Penanganan juga melibatkan TRC BPBD Gunungkidul, TNI-Polri, relawan, pemerintah kalurahan, serta warga setempat.

“Setelah menerima laporan, kami melakukan pemadaman dan pendinginan,” ujarnya.

Setelah kebakaran berhasil ditangani, warga bersama pihak terkait berencana melakukan kerja bakti untuk memperbaiki bagian kandang yang rusak. (cr1)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kebakaran di TPA Galuga Bogor Berasal dari Lahan Pertanian, Helikopter Water Bombing Dikerahkan

Kebakaran di TPA Galuga Bogor Berasal dari Lahan Pertanian, Helikopter Water Bombing Dikerahkan

Kebakaran melanda kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau Tempat Pengolahan Akhir Sampah (TPAS) Galuga di Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sejak Senin (7/9/2026) sore. Api yang bermul

Kebakaran Rumah Panggung Kampung Adat Sinar Resmi Sukabumi, Penghuni Selamat

Kebakaran Rumah Panggung Kampung Adat Sinar Resmi Sukabumi, Penghuni Selamat

Sebuah rumah panggung tradisional di Kampung Adat Kasepuhan Sinar Resmi, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, rata dengan tanah usai dilalap si jago merah pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Guguran Lava Kembali Sebabkan Kebakaran Vegetasi Gunung Merapi, BPPTKG Catat Delapan Guguran Lava

Guguran Lava Kembali Sebabkan Kebakaran Vegetasi Gunung Merapi, BPPTKG Catat Delapan Guguran Lava

Asap terpantau muncul di kawasan vegetasi Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Minggu (6/9). Kemunculan asap tersebut sempat terekam dalam video yang beredar di media sosial dan disebut sebagai titik api.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer