Bulan Dana PMI Kota Magelang Dimulai, Targetkan Partisipasi Publik untuk Layanan Kemanusiaan

Naila Nihayah • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 01:23 WIB
Logo PMI
Logo PMI

 

 

 

 

MAGELANG - Penggalangan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Magelang 2026 resmi dimulai pada Kamis (6/8) dan akan berlangsung hingga 6 November mendatang. Selama tiga bulan ke depan, dana yang terkumpul akan digunakan untuk menopang berbagai layanan kemanusiaan, mulai dari penyediaan darah hingga penanganan bencana.

 

Ketua PMI Kota Magelang Suryantoro menjelaskan, Bulan Dana PMI bukan sekadar rutinitas, melainkan instrumen penting untuk menjaga keberlangsungan layanan kemanusiaan. "Dana yang dihimpun akan digunakan untuk berbagai kegiatan seperti donor darah, penanggulangan bencana, hingga layanan sosial lainnya," kata Suryantoro di Pendopo Pengabdian.

 

Dia menyebut, kebutuhan operasional PMI tidak sepenuhnya dapat ditopang oleh anggaran tetap. Sehingga partisipasi masyarakat menjadi faktor krusial dalam memastikan layanan tetap berjalan.

 Baca Juga: Kendalikan Hama, DKPP Bantul Manfaatkan Drone: Tekan Biaya Produksi Pertanian

Tahun ini, ketua panitia Bulan Dana PMI 2026 dipegang oleh Kapolres Magelang Kota AKBP Dikri Olfandi. Ketua panitia yang diwakili Komisaris Polisi Khairul Anwar menegaskan, seluruh proses penghimpunan dana harus mengedepankan prinsip sukarela.

 

Dia mengingatkan agar panitia tidak menggunakan cara-cara yang berpotensi menimbulkan tekanan kepada masyarakat. "Penggalangan dana harus dilakukan secara sukarela, tanpa paksaan dalam bentuk apa pun," ujarnya.

 

Penegasan tersebut menjadi penting mengingat penggalangan dana publik kerap bersinggungan dengan sensitivitas masyarakat. Terutama terkait transparansi dan kepercayaan terhadap pengelolaan dana.

 Baca Juga: Sekolah Khusus Olahraga Segera Dibangun, Kawasan BPO DIY Jadi Salah Satu Opsi Lokasi

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menilai, Bulan Dana PMI tidak hanya berbicara soal nominal yang terkumpul. Tetapi juga tentang membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya kerja-kerja kemanusiaan.

 

Menurutnya, keterlibatan warga dalam program ini menjadi indikator kepedulian sosial sekaligus bentuk gotong royong modern di perkotaan. "Ini bukan hanya soal menghimpun dana, tetapi menghimpun kepedulian. Ada komitmen bersama untuk memperkuat gerakan kemanusiaan di Kota Magelang," bebernya.

 Baca Juga: Ditariki Iuran HUT RI Capai Rp 175 Ribu, PPPK dan Pegawai di Kebumen Sambat lewat Lapor Cepat

Dana yang terkumpul nantinya akan dialokasikan untuk berbagai program PMI. Antara lain bantuan bagi korban bencana, layanan pertolongan pertama pada kecelakaan, pelayanan kesehatan, serta pembinaan generasi muda melalui PMR.

 

Di sisi lain, dia juga menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan dana. Panitia diminta menjaga kepercayaan publik dengan memastikan seluruh donasi dikelola secara transparan dan tepat sasaran. (aya)

Editor : Heru Pratomo
donor darah Bulan Dana dAMAR PRASETYONO PMI Kota Magelang