Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ahli Nuklir Pimpin Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang

Naila Nihayah • Jumat, 10 Juli 2026 | 16:31 WIB
Bupati Magelang melantik dan mengambil sumpah jabatan para eselon II di Pendopo drh Soepardi, Jumat (10/7/2026). (Foto: Naila Nihayah/Radar Jogja) 
Bupati Magelang melantik dan mengambil sumpah jabatan para eselon II di Pendopo drh Soepardi, Jumat (10/7/2026). (Foto: Naila Nihayah/Radar Jogja) 

 MUNGKID - Seorang ahli nuklir kini memimpin Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang. Nanang Triagung Edi Hermawan, yang sebelumnya berkarier di Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) selama lebih dari dua dekade resmi dilantik sebagai kepala DLH di Pendopo drh Soepardi, Jumat (10/7).

Pelantikan Nanang menjadi sorotan karena dia merupakan satu-satunya pejabat yang dilantik dari luar lingkungan Pemkab Magelang. Putra daerah asli Srumbung itu kembali ke daerah asalnya setelah 23 tahun mengabdi di bidang pengawasan keselamatan nuklir dan lingkungan.

Di Bapeten, Nanang juga menangani proteksi masyarakat dan keselamatan lingkungan. "Jadi sebenarnya tidak jauh berbeda, hanya pendekatannya saja yang berbeda," ujar Nanang usai pelantikan.

Dia menempuh pendidikan S1 Teknik Nuklir di UGM, melanjutkan S2 di ITB dengan bidang yang sama, dan meraih gelar doktor (S3) Ilmu Komputer di UGM. Latar belakang akademik dan profesional tersebut, menurutnya, dapat menjadi bekal untuk memperkuat kebijakan lingkungan di daerah.

Baca Juga: Bangun PSIM Jogja Dari Dalam, Yuliana Tasno Tekankan Pentingnya Kekompakan Organisasi

Nanang menegaskan, langkah awal yang akan dilakukan adalah konsolidasi internal dan percepatan program yang telah tertuang dalam rencana strategis DLH. Dalam tiga bulan pertama, dia akan memetakan persoalan, tantangan, serta peluang pengembangan kebijakan lingkungan di Kabupaten Magelang.

Program yang sudah berjalan, lanjut dia, tentu akan dilanjutkan dan akselerasi. "Kita lihat mana yang perlu diperkuat, terutama dalam menjawab kebutuhan daerah," jelasnya.

Nanang juga membuka peluang penerapan teknologi berbasis nuklir secara tidak langsung dalam pengelolaan lingkungan. Satu contohnya adalah pengembangan material ramah lingkungan seperti plastik yang mudah terurai.

Secara teknologi, katanya, ada cara memproduksi plastik biodegradable dari bahan sederhana seperti pati ketela. "Ini bisa kita dorong agar masyarakat mulai beralih ke produk yang lebih ramah lingkungan," bebernya.

Baca Juga: 97 SPPG Sempat Macet, Pemprov DIY Sebut Belum Terima Laporan Terbaru

Selain itu, dia menyebut, teknologi tertentu juga dapat digunakan dalam proses pemilahan sampah, termasuk memisahkan material organik dan logam secara lebih efisien. Namun, penerapan tersebut tetap akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi daerah.

Meski bakal menggunakan pendekatan teknologi, Nanang menekankan pentingnya kearifan lokal sebagai fondasi utama pengelolaan lingkungan di Magelang. Menurutnya, budaya hidup bersih, tertata, dan harmonis dengan alam sudah lama menjadi bagian dari masyarakat setempat.

Terlebih, kata dia, Magelang merupakan daerah yang kaya nilai lokal terkait lingkungan. "Itu yang harus kita hidupkan kembali, terutama untuk generasi muda, agar lebih peduli terhadap lingkungan," paparnya.

Proses seleksi yang mengantarkan Nanang ke jabatan tersebut berlangsung terbuka dan kompetitif. Dia mengikuti seluruh tahapan mulai dari seleksi administrasi, uji gagasan, tes berbasis komputer (CAT), hingga wawancara.

Baca Juga: Semarak Gerak Sehat Prolanis Meriahkan HUT ke-58 BPJS Kesehatan, Dorong Peserta JKN Hidup Lebih Sehat

Sementara itu, Bupati Magelang Grengseng Pamuji menegaskan, seluruh proses pengisian jabatan dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel. "Saya tegaskan, proses ini bebas dari praktik koruptif. Kalau ada yang mencatut nama bupati atau wakil bupati, silakan laporkan langsung kepada saya," tegasnya.

Dia menuturkan, pelantikan pejabat tinggi pratama ini merupakan titik awal pengabdian untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Magelang.

Selain kepala DLH, sejumlah pejabat lain yang dilantik antara lain Pj Sekda David Rudiyanto, Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Sosial dan SDM Agus Widodo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Agung Purwadi, serta beberapa kepala dinas lainnya. (aya)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Kabupaten Magelang #Kepala DLH #ahli nuklir