MUNGKID - Sebagai tahap awal, Magelang mendapat 20 unit truk untuk mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Distribusi truk itu akan terus digenjot sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Salah satu yang mulai diwujudkan melalui penyediaan sarana distribusi.
Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0705/Magelang Kapten Kav Sriyanto mengatakan, bantuan tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat jaringan distribusi produk desa. Sekaligus mendorong aktivitas ekonomi lokal.
Baca Juga: UAJY Ajak Mahasiswa Internasional Telusuri Jejak Hindia Belanda
"Truk ini menjadi sarana penting bagi koperasi desa, baik untuk distribusi produk unggulan maupun hasil pertanian," ujarnya di Desa Kalibening, Dukun, Senin (13/4/2026).
Pengiriman truk, kata dia, dilakukan secara bertahap mengikuti progres pembangunan koperasi. Setelah 20 unit pertama, distribusi akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan dengan jumlah yang sama.
Dalam sepekan, ditargetkan sebanyak 60 unit truk sudah tersalurkan. Skema bertahap ini disesuaikan dengan kesiapan koperasi di masing-masing desa.
Baca Juga: Jangan Sembarangan Meletakkan Cermin di Rumah, Hindari di Lokasi Ini!
Dukungan tidak berhenti pada kendaraan operasional. Pemerintah juga mulai melengkapi fasilitas lain di koperasi, seperti rak penyimpanan, pendingin ruangan (AC), hingga perlengkapan pendukung operasional lainnya.
Dia menambahkan, seiring dengan distribusi sarana, pembangunan KDMP di Kabupaten Magelang juga terus dipacu.
Hingga saat ini, tercatat 243 koperasi dalam tahap pembangunan, dengan 56 di antaranya telah rampung sepenuhnya.
Pemerintah menargetkan seluruh 279 koperasi desa dapat berdiri dan beroperasi pada akhir Juli atau awal Agustus 2026.
"Setiap hari progres terus kita dorong, supaya target 279 koperasi bisa tercapai tepat waktu," ujarnya.
Sriyanto menambahkan, keberadaan koperasi ini diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa, mulai dari pengelolaan hasil pertanian hingga pemasaran produk unggulan lokal.
Dengan adanya armada truk, rantai distribusi diharapkan menjadi lebih efisien.
Hasil panen dan produk olahan desa dapat langsung didistribusikan ke pasar atau titik penjualan tanpa bergantung pada pihak ketiga.
Baca Juga: Jibom Ledakan Granat yang Ditemukan di Rumah Almarhum Purnawirawan TNI AD di Sleman
Hal ini sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi warga desa.
Kepala Desa Kalibening Nurbiyanto menilai, keberadaan truk menjadi faktor penting dalam menggerakkan roda ekonomi desa.
"Transportasi adalah kunci. Kegiatan ekonomi tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan distribusi," terangnya.
Baca Juga: Bupati Gunungkidul Ambil Sikap Tegas, Tak Boleh Ada Intoleransi! GPdI Balong Mulai Dibangun
Menurut dia, bantuan ini memberikan harapan baru bagi pengelola koperasi desa untuk mengembangkan usaha secara lebih luas.
Pemerintah desa, lanjutnya, siap bersinergi dengan pengelola KDMP untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan. (aya/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita