Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bupati Magelang Bebaskan ASN Salat Id di Kampung Halaman, Utamakan Kebersamaan Keluarga

Naila Nihayah • Rabu, 18 Maret 2026 | 20:00 WIB
Bupati Magelang Grengseng Pamuji
Bupati Magelang Grengseng Pamuji


MUNGKID - Bupati Magelang Grengseng Pamuji menegaskan tidak ada kewajiban bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemkab untuk mengikuti salat Idul Fitri (Id) bersama dirinya. Kebijakan ini diambil untuk memberi ruang bagi para ASN merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.

Menurut Grengseng, pelaksanaan salat Id merupakan ranah personal yang tidak perlu dijadikan agenda seremonial pemerintah daerah. Karena itu, dia memilih tidak mengarahkan ataupun mewajibkan kehadiran ASN dalam salat berjamaah bersamanya.
 
Baca Juga: Polisi Ungkap Identitas Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

"Tidak ada arahan atau kewajiban. Ini murni agar mereka bisa bersama keluarga," ujarnya Selasa malam (17/3).

Grengseng menekankan pentingnya keseimbangan antara kewajiban sebagai abdi negara dan tanggung jawab sebagai anggota keluarga. Dia menilai, selama ini terdapat anggapan yang kurang tepat, seolah kepentingan negara harus selalu didahulukan dengan mengorbankan keluarga.

"Seringkali kita lupa bahwa kepentingan keluarga juga tidak boleh diabaikan. ASN itu bisa sampai di posisinya juga karena restu orang tua, bukan hanya karena bupati," tegasnya.
 
Baca Juga: Prediksi Skor Liverpool vs Galatasaray Liga Champions Kamis 19 Maret 2026, Tekad Comeback The Reds di Anfield

Dia menyebut, momen Lebaran justru menjadi waktu yang tepat bagi ASN untuk bersilaturahmi dan memohon restu kepada orang tua serta keluarga. Terutama yang selama ini mungkin jarang dilakukan karena kesibukan kerja.

Dengan kebijakan tersebut, kata dia, ASN tidak perlu merasa terbebani untuk menghadiri kegiatan formal di hari pertama Idul Fitri. Seperti salat bersama kepala daerah atau menghadiri open house.

"Kalau mereka (ASN) harus ikut saya di hari pertama, sementara orang tuanya di kampung, akhirnya sungkemnya justru tertunda. Padahal yang utama itu orang tua dulu," lontarnya.

Dia pun memilih melaksanakan salat Idul Fitri di lingkungan rumahnya sendiri, sebagai bentuk konsistensi terhadap kebijakan tersebut.

Grengseng menyebut kebijakan ini bukan hal baru, melainkan telah diterapkan sejak beberapa tahun terakhir. Tujuannya tetap sama, yakni memberikan keleluasaan bagi ASN untuk menikmati momen Lebaran tanpa tekanan agenda kedinasan.
 
 
Dia juga menyinggung makna Lebaran sebagai momentum berbagi kebahagiaan dan rezeki dengan keluarga serta masyarakat sekitar. Dia menilai, jika ASN terlalu terikat pada kegiatan bersama pejabat, justru akan mengurangi kesempatan mereka untuk berbagi dengan keluarga di kampung halaman.

"Kalau hanya 'nempel' bupati terus, kapan mereka berbagi dengan keluarga dan saudara?," lontarnya. (aya)
 
 
 
Editor : Sevtia Eka Novarita
#Aparatur Sipil Negara (ASN) #Bupati Magelang Grengseng Pamuji #ASN #Salat Idul Fitri #Salat Id #lebaran