KEBUMEN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kebumen menyalurkan dana zakat infak dan sedekah (ZIS) senilai Rp 2,1 miliar. Dana yang bersumber dari masyarakat tersebut disalurkan untuk 6.349 penerima manfaat yang tersebar di tujuh kecamatan.
Ketua Baznas Kebumen Ahmad Sahli Syam menjelaskan, total dana Rp 2,1 miliar yang terdistribusi menjangkau mustahik di wilayah Kecamatan Adimulyo, Ayah, Buayan, Gombong, Kuwarasan, Rowokele dan Sempor. Dari alokasi dana tersebut dijabarkan melalui program yang menyentuh bidang sosial, ekonomi, pendidikan dan keagamaan.
"Pendistribusian ini mencakup 124 desa," ungkapnya saat penyaluran ZIS di Pendopo Kecamatan Kuwarasan, Sabtu (14/3).
Sahli mengatakan, Baznas Kebumen telah berhasil mencatat kinerja positif sepanjang tahun 2025. Tercatat ZIS yang terkumpul selama setahun lalu mencapai Rp 11,7 miliar. Dana tersebut dihasilkan dari 4.440 muzaki atau orang yang wajib membayar zakat. Dari dana yang terkumpul telah disalurkan untuk masyarakat yang membutuhkan, termasuk untuk donasi kemanusiaan bencana Aceh dan Sumatera.
"Dana telah didistribusikan kepada lebih dari 21 ribu mustahik," katanya.
Baca Juga: Resmi Dilantik, Pengurus DPD Golkar Sleman Targetkan Kursi Pimpinan DPRD 2029
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kebumen Edi Rianto mengapresiasi peran Baznas yang selama ini selalu berupaya optimal menghimpun dan mendistribusikan dana ZIS. Dia juga merespon positif kepada masyarakat yang telah mempercayakan amal ZIS melaui Baznas. Hal ini menunjukkan kepedulian dan semangat saling berbagi antar masyarakat di Kebumen terus tumbuh.
Edi berpesan agar Baznas Kebumen terus memperkuat pengelolaan ZIS secara tertib, transparan dan tepat sasaran. Dengan begitu masyarakat akan percaya dan cenderung memilih Baznas sebagai sarana menyalurkan amal kebaikan. "Jika kepercayaan ini terjaga, semakin banyak warga yang terbantu dan hidup lebih layak," ujarnya. (fid)
Editor : Sevtia Eka Novarita