MAGELANG - Pemkot Magelang meminta publik menghentikan berbagai spekulasi dan dugaan yang berkembang di media sosial terkait meninggalnya Syafiq Ridhan Ali Razan, 18, pendaki asal Kota Magelang yang hilang di Gunung Slamet.
Pemkot juga mengimbau agar tidak melontarkan komentar negatif maupun menyudutkan rekan korban, Himawan Haidar Bahran, yang turut mendampingi dalam pendakian tersebut.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Magelang Catur Budi Fajar Sumarmo menegaskan, narasi yang berkembang di media sosial, terutama yang mengaitkan atau menyalahkan Himawan, perlu dihentikan.
Itu demi menghormati keluarga korban dan menjaga kondisi psikologis pihak-pihak yang terlibat.
"Kalau yang saya tangkap, ayah almarhum, Mas Dhani, sudah ikhlas. Jadi intinya, apa pun yang terjadi di media sosial, beliau sudah tidak menghiraukan.
Yang terpenting Mas Ali sudah ditemukan," kata Catur di pemakaman Sidotopo, Kedungsari, Kamis malam (15/1/2026).
Catur juga meluruskan isu yang sempat beredar di media sosial terkait dugaan penangkapan terhadap Himawan. Dia memastikan informasi tersebut tidak benar.
"Tidak benar. Bahkan ada pendampingan khusus. Sampai saat ini Mas Himawan juga belum masuk sekolah," ujarnya.
Catur menambahkan, Himawan juga terlibat langsung dalam proses pencarian hingga penjemputan jenazah Ali. Hal ini menunjukkan bahwa yang bersangkutan kooperatif dan turut berupaya maksimal dalam proses pencarian.
Sementara itu, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh tim relawan dari Magelang maupun Pemalang yang terlibat dalam pencarian almarhum selama sekitar 15 hari.
Dia menjelaskan, meski korban telah ditemukan pada Rabu lalu, proses evakuasi sempat mengalami kendala berat akibat cuaca buruk dan medan yang ekstrem.
Baca Juga: Lucas Gama Siap Debut dengan PSS Sleman untuk Hadapi Persela Lamongan di MagIS
Lokasi korban berada di kedalaman sekitar 30 hingga 50 meter, sehingga membutuhkan kehati-hatian tinggi.
"Ini sungguh luar biasa. Teman-teman relawan tidak kenal putus asa dan mempunyai keyakinan bahwa ananda (Ali) ini bisa ditemukan," ujarnya. (aya/laz)
Editor : Herpri Kartun