KEBUMEN - DPRD Kebumen mendorong agar PT Lukulo Farma dapat mengambil peran lebih dalam mencukupi kebutuhan obat di daerah. DPRD juga meminta perusahaan farmasi tersebut mampu menjawab ketersediaan obat di rumah sakit umum daerah (RSUD) maupun pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas).
Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda Perseroda Lukulo Farma Restu Gunawan mengatakan, DPRD saat ini sedang berupaya memperkuat posisi PT Lukulo Farma melalui rancangan peraturan daerah (raperda). Dalam regulasi ini nantinya menekankan kolaborasi antara PT Lukulo Farma dengan seluruh fasilitas kesehatan (faskes) milik daerah dalam pemenuhan kebutuhan obat maupun alat kesehatan (alkes).
"Sinergi perlu diperkuat karena perusahaan ini sifatnya business oriented," ujarnya kepada Radar Jogja Rabu (17/12).
Restu menyatakan, PT Lukulo Farma sebagai perusahaan daerah punya posisi dan peran cukup strategis. Sudah sepantasnya perusahan pelat merah ini dapat menjamin ketersediaan obat secara terjangkau dan berkualitas.
"Komitmen dan profesionalisme kinerja tim Lukulo Farma harus mampu memenuhi espektasi banyak pihak," tegasnya.
Pansus menilai, kinerja PT Lukulo Farma sejauh ini belum optimal. Padahal perusahaan daerah tersebut dituntut menyediakan obat maupun alkes secara cepat, tepat, dan kompetitif. Ujungnya PT Lukulo Farma diharapkan mampu menyumbang deviden lebih besar untuk APBD.
Berdasarkan data empiris, kata Restu, peluang dan potensi kebutuhan obat dan alat kesehatan pada faskes milik daerah cukup besar. Namun faktanya PT Lukulo Farma belum mampu mengambil peluang tersebut. "Kontribusi APBD untuk pembayaran premi BPJS bisa mencapai ratusan miliar. Tetapi praktik transaksi Lukulo Farma baru mencapai puluhan juta rupiah," sebutnya.
Direktur PT Lukulo Farma Suharyanto mengatakan, pihaknya sedang bersiap membuka peluang ekspansi bisnis. Yakni, dengan memperkuat peran perusahaan sebagai penyedia obat serta produk kesehatan bagi masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai bagian upaya mewujudkan kemandirian serta ketahanan daerah di bidang farmasi.
Rencananya, tahun depan PT Lukulo Farma bakal bertransformasi menjadi Perusahan Besar Farmasi (PBF) tahun depan. Konsep dari PBF ini nantinya dapat membawa kemudahan sebagai penyedia kebutuhan farmasi di apotek, rumah sakit, puskesmas hingga klinik di Kebumen. "Rencana sudah kami matangkan. Kami segera ekspansi," jelasnya. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita