Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

790 Perenang Ramaikan Gelaran Samapta Swim Competition di Magelang, Kompetisi Renang Jadi Penggerak Sport Tourism,

Naila Nihayah • Senin, 3 November 2025 | 03:45 WIB

 

JAGA SPORTIVITAS: Ratusan perenang cilik mengerahkan tenaga dan semangatnya untuk bertanding pada gelaran Samapta Swim Competition IV Minggu (2/11).
JAGA SPORTIVITAS: Ratusan perenang cilik mengerahkan tenaga dan semangatnya untuk bertanding pada gelaran Samapta Swim Competition IV Minggu (2/11).

MAGELANG - Sebanyak 790 perenang muda dari berbagai daerah di Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur unjuk kemampuan dalam Kejuaraan Renang Pemula bertajuk Samapta Swim Competition IV Tahun 2025. Kejuaraan bergengsi yang digelar Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Kota Magelang itu berlangsung di Samapta Aquatik Stadium Minggu (2/11).

Sekretaris panitia Agus Hadianto menyebut, ajang ini mempertandingkan 135 nomor lomba dari kelompok umur (KU) 2013 hingga 2019, dengan rentang usia peserta 5 hingga 12 tahun. Bahkan, terdapat peserta termuda berusia 5 tahun, yang masih duduk di bangku PAUD dan tampil sebagai sparring partner.

Menurutnya, jumlah peserta meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya 600 orang. "Kami terpaksa menolak sekitar 250 peserta karena keterbatasan waktu dan kapasitas," ungkapnya.

Gelaran ini, katanya, memberi dampak bagi pelaku pariwisata dan UMKM setempat. Sebab sekitar lima bus besar membawa peserta dari luar daerah. Banyak di antara mereka menginap di hotel-hotel Kota Magelang.

Sementara itu, Kepala Disporapar Kota Magelang Imam Baihaqi mengatakan, kejuaraan ini sejalan dengan visi pemkot dalam mengembangkan sport tourism melalui program 'Magelang Bergaung'. Imam menilai, ajang tahunan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan dan pencarian bibit unggul olahraga akuatik.

Dia menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan dalam dunia olahraga. Sebab pembinaan atlet tidak bisa instan. Butuh waktu, kesempatan, dan wadah seperti kejuaraan ini untuk mengasah kemampuan. "Kompetisi ini menjadi latihan penting agar mereka siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional," tambahnya.

Imam juga menyoroti dampak positif event ini terhadap ekonomi daerah. "Hotel-hotel penuh, kuliner lokal laris, UMKM bergeliat. Ini bukti olahraga bisa menggerakkan ekonomi sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat," ucapnya.

Ketua FAI Kota Magelang HIR Jatmiko menyampaikan, Samapta Swim Competition kini menjadi agenda rutin yang ditunggu para perenang muda. Menurutnya, fasilitas Samapta Aquatik Stadium sudah bertaraf nasional dan layak untuk menyelenggarakan kejuaraan berskala lebih besar.

"Kami siap menjadi tuan rumah kejuaraan tingkat nasional," tegas Jatmiko.

Ketua KONI Kota Magelang Ali Sobri Sungkar menilai, ajang ini berperan penting dalam pembibitan atlet muda usia dini. Dia mengungkapkan, sejumlah atlet Magelang telah berprestasi di Babak Kualifikasi Porprov, bahkan menyumbang medali emas dan perak.


"Kami ingin ke depan ada kelas olahraga di sekolah-sekolah untuk mencetak atlet secara berjenjang. Potensi kita besar, tinggal konsistensi dan dukungan anggarannya," ujarnya.

Ali juga mendorong agar Samapta Swim Competition tahun depan digelar minimal selama tiga hari dan naik tingkat menjadi kejuaraan nasional. Sebab ketika event-nya lebih lama, dampaknya juga lebih besar. "Penginapan, kuliner, dan sektor ekonomi lain akan ikut hidup," jelasnya. (aya/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Olahraga Akuatik #Kejuaraan Renang Pemula #Disporapar Kota Magelang #perenang #Samapta Swim Competition IV Tahun 2025 #daerah #DIY #jawa timur #Ekonomi #sport tourism #jawa tengah