MUNGKID - Sebuah truk pengangkut gas menabrak sepeda motor dan rumah warga di kawasan Simpang Empat Secang, Kabupaten Magelang, Kamis (16/10) sekitar pukul 11.00.
Insiden itu diduga terjadi akibat sistem pengereman truk yang tidak berfungsi optimal saat melaju dari arah Semarang menuju Magelang.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Namun, dua orang pengendara motor mengalami luka ringan.
Sementara satu rumah warga dan sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan cukup parah.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Magelang Ipda Ricky S. Hartono menjelaskan, kecelakaan bermula ketika truk Hino Samator bernomor polisi H 8481 YM melaju di jalur utama Semarang-Magelang.
Saat mendekati lampu merah simpang empat Secang, truk tersebut kehilangan kendali karena diduga mengalami rem blong sekitar 150 meter sebelum lokasi kejadian.
"Truk kehilangan kendali dan membanting setir ke kiri karena di depannya ada kendaraan lain. Akibatnya menabrak sepeda motor dan rumah warga," ujar Ricky.
Sepeda motor yang ditabrak adalah Yamaha NMAX bernomor polisi K 3120 AMJ, dikendarai oleh IBS, 22 warga Ungaran, Kabupaten Semarang, yang saat itu membonceng satu orang.
Akibat benturan, pengendara dan pembonceng motor terjatuh ke sisi jalan. Truk kemudian oleng ke kiri dan menabrak pagar serta dinding rumah milik warga bernama SK, 65 di Dusun Krajan, Secang.
Akibat insiden tersebut, pengendara motoe mengalami luka lecet di tangan dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Ricky menambahkan, kecelakaan juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum, termasuk tiang listrik PLN dan rambu lalu lintas di sekitar lokasi. Dia memperkirakan, total kerugian materiil mencapai sekitar Rp10 juta.
Pengemudi truk diketahui berinisial SL, 32 warga Sumberjosari, Grobogan. Saat kejadian, SL mengemudi seorang diri dan mengaku sempat berusaha menghindari tabrakan dengan kendaraan lain di depannya, namun tidak berhasil karena sistem rem diduga tidak berfungsi sempurna.
Truk dan sepeda motor yang terlibat kecelakaan telah diamankan ke Pos Laka Lantas Polresta Magelang untuk kepentingan penyelidikan.
Polisi juga berkoordinasi dengan pihak Jasa Raharja serta pemilik rumah untuk proses ganti rugi.
Ricky mengimbau para pengemudi kendaraan berat untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi rem dan ban, terutama saat melintasi jalur menurun seperti di kawasan Secang.
"Jalur ini ramai dan padat, sehingga kewaspadaan dan pengecekan kendaraan mutlak diperlukan," tegasnya. (aya/pra)
Editor : Herpri Kartun