Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bupati Kebumen Lilis Nuryani: Makan Tak Sekadar Kenyang, Harus B2SA

Muhammad Hafied • Rabu, 27 Agustus 2025 | 15:05 WIB

 

Gerakan Konsumsi Pangan B2SA di Alun-alun Pancasila, Selasa (26/8). (Dokumentasi Prokopim Kebumen)
Gerakan Konsumsi Pangan B2SA di Alun-alun Pancasila, Selasa (26/8). (Dokumentasi Prokopim Kebumen)
 

 

 

KEBUMEN - Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengajak para pelajar memperhatikan setiap makanan yang dikonsumsi. Ia mengingatkan pentingnya makan bukan hanya orientasi kenyang, tapi juga perlu mamastikan kebutuhan yang Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA).

 

Lilis berpesan agar pelajar selalu terbiasa konsumsi sayur dengan gizi seimbang. Hal ini dinilai penting untuk mencegah masalah gizi seperti anemia, kurang energi kronis (KEK) dan stunting.

"Pemerintah mendorong adopsi pola makan sehat dengan memperkenalkan konsep isi piringku B2SA," kata Lilis saat membuka Gerakan Konsumsi Pangan B2SA di Alun-alun Pancasila, Selasa (26/8).

 Baca Juga: Anggaran Subsidi untuk Trans Jogja dari APBD DIY Dikurangi, PT AMI Diminta Cari Iklan

Lilis menyatakan, gerakan B2SA ini bertujuan meningkatkan pemahaman kepada anak tentang pentingnya konsumsi makanan beragam, tidak hanya terfokus pada satu jenis makanan pokok tertentu. Edukasi B2SA ini juga diharapkan dapat menciptakan budaya makan sehat dan berkelanjutan.

 

Ujungnya membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki fisik prima. Dalam acara tersebut juga dikenalkan komposisi makanan seimbang, yaitu terdiri dari 1/3 makanan pokok, 1/3 sayuran, 1/6 lauk-pauk dan 1/6 buah. "Pemkab Kebumen terus berupaya menciptakan generasi sehat, aktif dan produktif," ungkapnya.

 

Acara edukatif tersebut diikuti sekitar 500 peserta, mulai dari pelajar tingkat SD hingga SMA di Kebumen. Pemkab juga membagikan paket makanan B2SA kepada seluruh peserta. Setiap paket senilai Rp 20 ribu berisi sari kacang hijau, pisang, telur, kacang, dan olahan singkong.

 Baca Juga: Saat Kemarau Basah, Tetiba Bunga Tabebuya Mekar di Jalanan Utama Magelang  

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kebumen Teguh Yuliono mengatakan, gerakan konsumsi pangan B2SA adalah bagian dari program Kebumen Sehat. Sebagai bukti dukungan dan keseriusan demi berlangsungnya program, pihaknya telah mengalokasikan anggaran.

"Kami menganggarkan dana sebesar Rp 100 juta untuk program serupa. Beberapa kegiatan sudah dilaksanakan di Kecamatan Kutowinangun dan Sempor," jelasnya. (fid)

Editor : Heru Pratomo
#B2SA #Lilis Nuryani #Beragam Bergizi Seimbang dan Aman #ALUN-ALUN PANCASILA #bupati kebumen #Kekurangan Energi Kronis (KEK)