Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kekeringan Meluas di Purworejo, 17 Desa Terdampak: BPBD Siagakan Droping Air Bersih hingga Oktober

Jihan Aron Vahera • Rabu, 4 September 2024 | 20:30 WIB
BPBD Purworejo saat melakukan droping air bersih di salah satu desa di Kabupaten Purworejo.
BPBD Purworejo saat melakukan droping air bersih di salah satu desa di Kabupaten Purworejo.

PURWOREJO - Kekeringan di Kabupaten Purworejo meluas, kini ada 17 desa yang mulai terdampak.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo terus menggencarkan droping air bersih ke desa-desa yang membutuhkan.

"Sejak Juli hingga September ini jumlah air yang sudah kami droping ada 346 tangki untuk 17 desa di 5 kecamatan di Kabupaten Purworejo," kata Plt. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Purworejo Dede Yeni Iswatini, Rabu (4/9/2024).

Adapun 17 desa tersebut antara lain Desa Somorejo, Sukoagung, Tlogokotes, Hargorojo, Dadirejo, dan Bapangsari (Kecamatan Bagelen), Desa Pakem, Rendeng, Seren, Tlogosono, dan Gintungan (Kecamatan Gebang).

Kemudian, Desa Sidorejo, Sidomoro, dan Wonotulus (Kecamatan Purworejo), Desa Rowodadi, dan Bendungan (Kecamatan Grabag), Desa Karangsari (Kecamatan Purwodadi).

Yeni menyebut, dari 17 desa tersebut desa yang sudah banyak mendapatkan droping air adalah Desa Somorejo (Kecamatan Bagelen) dengan 75 tangki air, disusul Desa Tlogokotes (Kecamatan Bagelen) sebanyak 68 tangki air.

"Kapasitas air bersih per tangki sebanyak 5.000 liter," ujarnya.

Artinya, jumlah air yang sudah didroping oleh BPBD Purworejo sebanyak 1,73 liter air bersih. Jumlah tersebut disalurkan kepada 11.295 KK atau sekitar 43.151 jiwa.

"Kami akan terus melakukan droping secara kontinyu sampai kondisi kekeringan membaik," jelasnya.

Dia mengungkapkan, sesuai dengan SK siaga darurat kekeringan yang ditetapkan oleh Bupati Purworejo pada 1 juli 2024 lalu, BPBD Purworejo akan melakukan droping sampai Oktober 2024 nanti.

Namun, pihaknya juga akan mempertimbangkan atau meninjau faktor lain salah satunya terkait anomali cuaca.

Saat penyaluran air bersih, BPBD Purworejo menggunakan tiga unit tangki air. Untuk mempercepat penyaluran, pihaknya tengah mengupayakan pengadaan satu unit tangki tambahan.

"Itu masih proses sehingga untuk sementara meminjam satu unit tangki air dari BPBD Provinsi Jawa Tengah," kata Yeni. (han)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Droping Air Bersih #Kekeringan #Kabupaten Purworejo #wilayah terdampak #BPBD Purworejo