Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Event Karnaval HUT Ke-79 RI di Purworejo Hasilkan 5 Ton Sampah

Jihan Aron Vahera • Minggu, 1 September 2024 | 17:31 WIB

Sampah berserakan di jalan usai kegiatan karnaval, pasukan ungu DLHP Purworejo gerak cepat bersihkan sampah-sampah tersebut, Sabtu (31/8) sore.
Sampah berserakan di jalan usai kegiatan karnaval, pasukan ungu DLHP Purworejo gerak cepat bersihkan sampah-sampah tersebut, Sabtu (31/8) sore.
PURWOREJO, RADAR JOGJA - Event karnaval untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 RI di Kabupaten Purworejo selalu menyedot perhatian masyarakat.

Utamanya, pada kegiatan karnaval kategori SMA/SMK/ MA dan umum.

Di 2024 ini, kegiatan karnaval kategori tersebut diselenggarakan pada Sabtu (31/8).

Ribuan masyarakat tampak berjubel di sepanjang rute karnaval untuk menyaksikan keunikan para peserta karnaval itu.

Seperti biasa, ribuan penonton tersebut menyisakan sampah hampir di sepanjang rute.

Pantulan Radar Jogja pada Sabtu (31/8) sore, sampah yang didominasi plastik itu tampak berserakan di Jalan Meyjen Sutoyo, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan KH Ahmad Dahlan, dan sebagainya.

Tak perlu waktu lama, petugas dari DLHP Purworejo usai kegiatan karnaval selesai langsung bergerak cepat tangani sampah-sampah tersebut.

Sekitar mulai pukul 17.30 lebih, masyarakat atau penonton sudah mulai bergegas pulang.

Namun, para petugas kebersihan dari DLHP Purworejo masih berjibaku dengan sampah-sampah yang disisakan oleh masyarakat.

"Hasil timbangan sampah karnaval yang dikumpulkan 5 tim sekitar 4,125 ton. Tetapi diperkirakan kalau dengan yang dibuang di TPS terdekat bisa sampai 5 ton," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Purworejo Wiyoto Harjono kepada Radar Jogja, Minggu (1/9).

Adapun sampah yang dihasilkan berupa sampah plastik, sisa makanan, pernak-pernik karnaval, dan sebagainya.

Sampah-sampah tersebut selanjutnya dibawa ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jetis untuk ditangani.

Dia mengungkapkan, pihaknya menerjunkan sekitar 80 pasukan ungu atau tim kebersihan DLHP Purworejo.

Dengan sepuluh unit truk dump hingga kendaraan roda tiga.

"Kami bagi jadi lima tim yang setiap tim terdiri dari 14 orang. Dengan dukungan dua unit armada angkut," imbuhnya.

Adapun pembagian tim yaitu tim 1 di sekitar Alun-Alun Purworejo, depan DPRD, sekitar Tugu Air Mancur, dan Tugu PKK SMPN 1 Purworejo. Kemudian, tim 2 bertugas mulai dari Tugu PKK SMPN 1 Purworejo, Dinporapar Purworejo, Jalan Kartini, Jalan Dewi Sartika, dan Jalan Setia Budi.

Tim 3 bertugas di sekitar Gedung Dekranasda, Stasiun Purworejo dan Taman Pom Bensin Suronegaran.

"Untuk tim 4 di sekitar Taman Pom Bensin Suronegaran, Taman Brengkelan, pertigaan plaza hingga Toko Swalayan Laris.

Serta, tim 5 bertugas di jalur menjelang finish mulai dari depan Laris, Toko Kue Lusani, sampai Gedung Kesenian Purworejo," beber Wiyoto.

Sebagai langkah antisipasi, sebenarnya DLHP Purworejo telah mengimbau agar masyarakat yang ingin menonton karnaval agat menyiapkan tempat ternyaman.

Selain itu, masyarakat diminta membawa bekal makanan dan minuman dari rumah. Pun, diminta untuk membuang sampah pada tempat sampah terdekat atau dibawa pulang.

Dia berharap, pada event-event besar ke depan masyarakat bisa lebih perhatian dan peduli dengan sampahnya masing-masing.

"Sebab, hal-hal kecil tersebut dapat meringankan tugas pasukan ungu dan bisa mengurangi beban sampah yang masuk ke TPA," pesan Wiyoto. 

Editor : Bahana.