Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kenalkan Daya Tarik Wisata di Purworejo: Peserta Festival Layang-Layang Diajak Menilik Museum Tosan Aji

Jihan Aron Vahera • Senin, 12 Agustus 2024 | 19:01 WIB
Para peserta layang-layang dari berbagai daerah dan luar negeri berkunjung ke Museum Tosan Aji Purworejo pada Senin (12/8/2024).
Para peserta layang-layang dari berbagai daerah dan luar negeri berkunjung ke Museum Tosan Aji Purworejo pada Senin (12/8/2024).

PURWOREJO - Peserta festival layang-layang di Pantai Ketawang diajak untuk berkunjung ke daya tarik wisata (DTW) di Kabupaten Purworejo. Salah satunya ke Museum Tosan Aji Purworejo.

Para pelayang dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri meliputi Jepang, Singapura, Malaysia, Polandia, Belgia, dan Prancis sangat menikmati berbagai suguhan yang diberikan.

Mereka diajak untuk melihat koleksi museum, belajar konservasi, hingga mencoba kesenian khas Purworejo Tari Dolalak.

Setidaknya ada sekitar 75 peserta festival layang-layang baik peserta nasional dan internasional berkunjung ke Museum Tosan Aji pada Senin (12/8).

"Mereka adalah peserta festival layang-layang yang diadakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Purworejo paa 10-11 Agustus 2024 lalu di Pantai Ketawang," kata Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Purworejo Dyah Woro Setyaningsih Senin (12/8/2024).

Woro menyebutkan, para peserta layang-layang tersebut sengaja diajak ke Museum Tosan Aji karena museum memiliki program belajar bersama di museum.

"Sehingga kami berkesempatan untuk memberikan informasi terkait museum," ujarnya.

Dia berharap, para peserta layang-layang utamanya dari daerah lain dan luar negeri itu memiliki pengalaman dan cerita setelah berkunjung ke Kabupaten Purworejo.

Setelah itu, bisa mengenalkan ke masyarakat luas bahwa Kabupaten Purworejo memiliki Museum Tosan Aji.

"Selain melihat koleksi dan diajak untuk mengkonservasi benda-benda tosan. Mereka juga diajak untuk menari dan bermain alat musik pengiring Dolalak. Mereka cukup antusias, harapannya mereka pulang membawa cerita," tutur Woro.

Salah satu pengunjung yaitu Feizha Putri Pennsylvania, (22), mengaku sangat terkesan dan senang bisa berkunjung ke Museum Tosan Aji serta mencoba kesenian Tari Dolalak.

Ini merupakan pengalaman pertama untuknya.

"Seneng banget, mencoba hal yang belum pernah saya cobain. Saya taunya Tari Angguk ternyata Dolalak. Bagus," ungkap gadis asal Wirobrajan, Jogja itu.

Menurutnya, Museum Tosan Aji menjadi salah satu destinasi wisata yang patut dikunjungi. Khusunya, bagi generasi Z yang jarang mengetahui soal budaya.

"Mungkin ke depan bisa ditambah digitalisasi agar lebih menarik generasi muda untuk hadir," katanya.

Sebagai informasi, Museum Tosan Aji Purworejo memiliki 1.283 koleksi benda tosan. Sepanjang tahun 2024 ini, kunjungan Museum Tosan Aji hampir 4.000 pengunjung.

Rencananya, di Oktober nanti akan di-launching layanan digital baru di museum berbarengan dengan pameran temporer di Museum Tosan Aji. (han)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Museum Tosan Aji Purworejo #pantai Ketawang #Kabupaten Purworejo #daya tarik wisata #festival layang-layang #kesenian khas Purworejo #destinasi wisata #tari Dolalak #Purworejo