PURWOREJO - Progress pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Purworejo sudah mencapai 79,7 persen.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purworejo optimis target 100 persen coklit dapat tercapai pada pekan ke tiga nanti.
Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi, KPU Kabupaten Purworejo Suwardiyo mengatakan, bahkan sudah ada beberapa desa yang mencapai 100 persen.
Capaian proses coklit paling tinggi yakni di Kecamatan Kemiri dengan capaian 94,4 persen dan terendah di Kecamatan Bagelen 45 persen.
"Tapi rata-rata sudah 79,9 persen per 7 Juli 2024 lalu," katanya, saat ditemui Radar Jogja, Selasa (9/7/2024).
Dia menjelaskan, dari hasil sinkronisasi daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) di Kabupaten Purworejo, data pemilih harus dicoklit sebanyak 274.793 Kartu Keluarga (KK) dengan 619.646 jiwa.
"Berarti sudah 493.917 pemilih sudah tercoklit, yang belum 125.729 pemilih," ujarnya.
Menurutnya, setelah dilakukan pencoklitan, jumlah data pemilih dimungkinkan bisa saja stabil atau sama, bisa berkurang, atau bahkan bertambah.
Namun, prediksinya jumlah data pemilih akan lebih banyak bertambah daripada berkurang.
"Soalnya mungkin ada pensiunan TNI/Polri atau ada warga yang baru menginjak 17 tahun sebelum pencoblosan 27 November 2024 nanti," jelasnya.
Sejauh ini, kendala yang terjadi di lapangan saat proses pencoklitan yaitu pantarlih sulit menemui warga.
Hal ini karena warga jarang berada di rumah saat pagi hingga sore hari. Sehingga para petugas harus mendatangi rumah warga saat malam hari.
"Kendala lain mungkin geografis, utamanya pegunungan. Tetapi itu tidak terlalu menjadi kendala, karena petugas warga setempat jadi paham medan," sambungnya.
Para pantarlih masih ada waktu sekitar 17 hari lagi untuk menyelesaikan coklit data pemilih.
Dia berharap, para petugas bisa memaksimalkan waktu tersebut.
"Harapan kami di minggu ketiga coklit bisa mencapai 100 persen. Sisanya di minggu keempat untuk penyempurnaan. Siapa tahu masih ada beberapa yang belum tercoklit," terangnya.
Adapun, jumlah pantarlih di Kabupaten Purworejo sebanyak 2.364 orang yang telah ditugaskan sejak 24 Juni 2024 lalu.
Mereka akan bertugas hingga 24 Juli 2024 untuk mencoklit pemilih di 1.383 TPS di 16 kecamatan di Kabupaten Purworejo.
"Mudah-mudahan sampai akhir coklit nanti bisa sehat, tidak berhalangan, dan dapat menyelesaikan coklit dengan lancar," harap Suwardiyo. (han)
Editor : Winda Atika Ira Puspita