Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wow! Indeks Kebahagiaan Penduduk Kota Magelang Capai 79,99.

Naila Nihayah • Jumat, 31 Mei 2024 | 21:35 WIB
GEMBIRA: Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz bersama ibu-ibu usai melaksanakan senam Rodanya Mas Bagia. 
GEMBIRA: Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz bersama ibu-ibu usai melaksanakan senam Rodanya Mas Bagia. 

 

 

MAGELANG - Indeks kebahagiaan penduduk Kota Magelang 2024 mencapai 79,99.

Angka itu berdasarkan hasil Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan Kota Magelang Tahun 2024 (SPTK24) yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominsta) Kota Magelang.

SPTK24 merupakan inisiasi strategis dari Pemerintah Kota Magelang untuk memotret capaian visi wali kota dan wakil wali Kota Magelang, yakni 'Kota Magelang Maju, Sehat dan Bahagia'.

Khususnya pada indikator 'Bahagia'.

Dari jumlah itu, indeks kebahagiaan laki-laki sebesar 81,32.

Lebih tinggi dibandingkan perempuan yang hanya berada pada indeks 78,65.

SPTK24 ini mengukur indeks kebahagiaan dari tiga dimensi utama.

Di antaranya kepuasan hidup, perasaan, dan makna hidup.

Hasil SPTK24 selanjutnya akan digunakan sebagai referensi pemetaan kebijakan dari berbagai aspek.

Seperti pengarusutamaan gender, peningkatan kapasitas dan pengembangan diri penduduk, peningkatan kualitas hidup lansia, kehidupan sosial masyarakat, pendapatan, dan sebagainya.

Dari status perkawinan, penduduk Kota Magelang dengan status menikah cenderung lebih bahagia dibandingkan penduduk yang belum menikah.

Sedangkan penduduk dengan status cerai mati tercatat memiliki indeks kebahagiaan lebih tinggi dibandingkan penduduk dengan status cerai hidup.

Dari sisi pendidikan, SPTK24 menunjukkan gambaran bahwa semakin tinggi jenjang pendidikan yang ditamatkan penduduk Kota Magelang, maka akan memiliki tingkat kebahagiaan yang relatif lebih tinggi.

Hal yang sama berlaku pada tingkat kebahagiaan berdasar tingkat pendatapatan rumah tangga per bulan.

Kelompok muda atau usia di bawah 25 tahun memiliki kebahagiaan tertinggi, yakni 86,26 dibandingkan kelompok usia lainnya.

Sementara itu, senior citizen atau kelompok usia lanjut tercatat memiliki tingkat kebahagiaan dengan indeks 79,13.

Kegiatan ini dikoordinir oleh Bidang Statistik Persandian pada Diskominsta Kota Magelang dengan menggandeng 20 mitra BPS selaku petugas pencacah lapangan dan tim ahli dari MEP FEB Universitas Gadjah Mada.

"Kegiatan pendataan SPTK24 dilakukan pada Februari-Maret 2024 terhadap sejumlah 500 kepala keluarga di 17 Kelurahan," kata Kepala Diskominsta Kota Magelang Muchamad Abdul Azis, Jumat (31/5/2024).

Instrumen survei diadopsi dari kuesioner SPTK Tahun 2021 BPS RI dengan penambahan variabel koordinat rumah untuk memperkaya basis data mikro spasial.

Wali data berkomitmen untuk menyediakan satu data Kota Magelang yang berkualitas.

Azis menyebut, satu upayanya dengan penyediaan data mikro rumah tangga dan data by name by address (bnba) serta hasil survei yang dilengkapi dengan koordinat.

Dengan output berupa peta spasial pada geoportal Kota Magelang yang telah terintegrasi ke portal Satu Data Indonesia.

Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz berharap, SPTK dapat dilaksanakan secara kontinu untuk memotret kebahagiaan penduduk seiring dengan dinamika perkembangan pembangunan di Kota Magelang.

"Pemkot selalu berkomitmen untuk bekerja sesuai basis data," paparnya. (aya)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#perasaan #Visi #sehat #tingkat kebahagiaan #Pengukuran #maju #penduduk #Diskominsta #strategis #makna hidup #ASPEK #survei #indeks kebahagiaan #bahagia #pendapatan #pemetaan #Kepuasan #Pemerintah Kota Magelang #Kota Magelang #inisiasi #Kebijakan