PURWOREJO - Pasar Inis yang terletak di Desa Brondongrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo merupakan tempat kuliner dengan nuansa pedesaan yang syahdu.
Pengunjung bisa menikmati beragam kuliner khas desa seperti cenil, gethuk, oyek, dan sebagainya.
Dari sekian banyak kuliner yang dijajakan, Radar Jogja kepincut dengan satu kuliner unik di sana.
Baca Juga: Zero Knalpot Brong Jelang Coblosan, Polisi Datangi Setiap Bengkel Motor di Kebumen
Yakni, sega telang yang disajikan warga Desa Brondongrejo, Sulis, 50. Kuliner khas ini diklaim hanya bisa ditemukan di Pasar Inis.
Nasi telang itu memikat mata karena warnanya yang menarik, berwarna biru keunguan.
Rupanya, warna tersebutlah yang memikat para pembeli. Banyak yang penasaran dan akhirnya memutuskan untuk mencobanya.
Saat dicoba, nasi telang itu rasanya mirip seperti nasi kuning. Disajikan dengan mi, kering tempe, kerupuk, hingga sambal.
Serasa makan nasi kuning dengan sensasi berbeda.
"Buatnya gampang seperti buat nasi kuning," ungkapnya beberapa waktu lalu sebelum Pasar Inis ditimpa musibah angin kencang.
Sulis mengatakan, cara perbuatannya yaitu seperti menanak nasi biasa, tapi sega telang dinanak menggunakan air bunga telang.
"Telang diseduh dulu pakai air. Baru dicampur beras yang sudah dicuci kemudian dimasak. Nanti warnanya jadi biru keunguan," imbuh dia.
Baca Juga: RS Panti Nugroho Pakem Kebakaran, Ruangan Arsip dan Kantor Hangus Terbakar
Seperti diketahui, bunga telang memiliki bunga berwarna ungu dan dipercaya memiliki manfaat untuk kesehatan.
Bunga telang kerap dimanfaatkan untuk membuat teh.
Namun, dengan tangan Sulis, telang disulap dan dimanfaatkan untuk menanak nasi sehingga menjadi sega telang.
"Ide itu muncul sejak 2018 lalu," terangnya.
Baca Juga: Zero Knalpot Brong Jelang Coblosan, Polisi Datangi Setiap Bengkel Motor di Kebumen
Dikatakan, per satu porsi sega telang, lengkap dengan sayurnya, dia hargai Rp 7 ribu. Sangat ramah di kantong.
Bisa merasakan enaknya sega telang dengan menikmati indahnya persawahan yang ada di Pasar Inis.
"Yang beli malah anak-anak muda," kata dia. (han)