RADAR JOGJA - Penggunaan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) drone disebut lebih efektif. Polres Kebumen terus mengintensifkan penggunaan kamera drone dalam upaya penindakan pelanggar lalu lintas. Penggunaan kamera drone ini merupakan hasil pengembangan .
Kasat Lantas Polres Kebumen AKP Koyim Maturorrohman mengungkapkan, pelanggaran lalu-lintas yang bisa direkam ETLE drone adalah pelanggaran kasat mata. Seperti pelanggaran tidak mengenakan sabuk keselamatan pada kendaraan mobil. "Jarak kurang lebih 30 meter, kami zoom bisa sangat jelas sekali," jelas Koyim saat uji ETLE drone di kawasan Moro Soetta Kebumen, Senin (11/12).
ETLE drone cukup efektif dalam merekam pelanggar lalu lintas. Hal ini terbukti saat dilakukan rangkai uji coba di berbagai daerah, termasuk di Kebumen. "Banyak pelanggaran yang bisa terekam melalui kamera drone," kata Koyim
Koyim menjelaskan, terdapat perbedaan antara ETLE statis dengan drone, terutama dalam penggunaan. ETLE drone jauh lebih efektif karena dapat digunakan leluasa sesuai kondisi lapangan.
Baca Juga: Kasus Pneumonia di Bantul Masih Dalam Tahap Wajar
Selanjutnya, Koyim menyebut, tingkat pelanggaran lalu lintas di Kebumen kini cenderung menurun. Terutama pelanggaran terkait penggunaan knalpot brong. Satlantas, kata dia, terus gencar melakukan operasi agar tingkat pelanggaran semakin berkurang. "Simpul kecelakaan lalu lintas itu bermula dari sebuah pelanggaran," jelasnya. (fid)
Editor : Heru Pratomo