Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dapat Rp 12,9 Miliar Ganjar Prabowo Akan Sedekahkan 2,5 Persen

Naila Nihayah • Kamis, 2 November 2023 | 16:52 WIB
SEMRINGAH: Dua bersaudara asal Keji, Muntilan ini mendapat UGR dengan total Rp 13 miliar karena ada tiga bidang tanahnya yang terdampak pembangunan tol Jogja-Bawen. (Naila Nihayah/Radar Jogja)
SEMRINGAH: Dua bersaudara asal Keji, Muntilan ini mendapat UGR dengan total Rp 13 miliar karena ada tiga bidang tanahnya yang terdampak pembangunan tol Jogja-Bawen. (Naila Nihayah/Radar Jogja)

RADAR JOGJA - Ganjar Prabowo warga Keji, Muntilan tak menyangka jika tiga bidang tanah milik mendiang orang tuanya terdampak proyek pembangunan jalan tol Jogja-Bawen. Sebagai gantinya, mereka mendapat uang ganti kerugian (UGR) dengan total sebesar Rp 12,9 miliar. Namun, dia belum menentukan uang itu hendak dimanfaatkan untuk apa.

Ganjar Eko Prabowo rela menempuh ribuan kilometer dari Sambas, Kalimantan Barat untuk datang ke Magelang. Tujuan utamanya demi menerima UGR. Total ada tiga bidang tanah yang terdampak mega proyek tersebut. Pertama, luasannya 187 meter persegi dan mendapat UGR Rp 236.665.553. Kemudian, bidang tanah kedua luasnya 1.838 meter persegi dan mendapat UGR Rp 2.285.486.586.

Bidang tanah terakhir luasnya 1.800 meter persegi dan mendapat UGR Rp 10.427.396.880. Jika total, dua bersaudara itu mendapat Rp 12.949.549.019. Adapun bidang tanah itu berupa rumah kosong milik orang tuanya. Rumah itu memang sengaja dibiarkan kosong karena orang tuanya telah tiada sejak dua tahun lalu.

“Total ada tiga bidang (yang terdampak tol), hampir Rp 13 miliar. Tanah itu (merupakan) warisan dari almarhumah ibu. Yang besar (nilainya) adalah bangunan rumah kosong. Orang tua saya sudah meninggal dua tahun yang lalu,” ujarnya saat ditemui di Joglo Jembar, Keji, Rabu (1/11).

Sebetulnya, mereka enggan melepas rumah itu untuk pembangunan tol. Sebab, ada banyak sejarah dan cerita yang telah dirangkai dari rumah tersebut. Sebelum meninggal, orang tuanya merupakan seorang pensiunan dan menghabiskan waktunya di Muntilan, Magelang. Kemudian, dibangunlah rumah dengan luas 1.800 meter persegi itu.

“Sebenarnya sayang sekali. Tapi karena ini kepentingan negara, mau nggak mau, suka tidak suka, tetap harus rela melepaskan dan saya korbankan. Alhamdulillah dapat (UGR) segitu (jumlahnya). Tidak mengecewakan,” terangnya sambil tersenyum.

Uang yang didapat itu, kata dia, hendak dibagi rata dengan saudaranya. Hanya saja, dia belum mengetahui uang tersebut hendak digunakan untuk apa. “Belum tahu. Tapi, yang pasti (digunakan) buat (sesuatu) yang bermanfaat. 2,5 persen (uang itu) akan saya sedekahkan,” sambungnya.

Terkait namanya, Ganjar Prabowo, dia sempat berkelakar, "Kebetulan nama saya sama dengan calon Presiden. (Nama saya) Ganjar Eko Prabowo. Kalau nama tengah saya Anies, tiga-tiganya (nama capres). Tapi, nama saya (memuat) dua nama capres. InsyaAllah (membawa keberuntungan).”

Sementara itu, Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Magelang A Yani menyebut, kali ini ada Sembilan desa yang diundang untuk mendapat UGR. Di antaranya Desa Bligo, Pakunden, Karangtalun, Ngluwar, Jamuskauman, dan Blongkeng, Kecamatan Ngluwar. Kemudian, Desa Sriwedari dan Keji, Kecamatan Muntilan. Serta Desa Pabelan, Kecamatan Mungkid.

Dari sembilan desa itu, ada 116 bidang tanah yang terdampak dan luasnya 5,15254 hektare dengan nilai UGR sebesar Rp 95.675.272.352. Jumlah yang dibayarkan itu masuk seksi 2. Dari total 2.698 bidang tanah yang harus dibayar, masih ada 361 bidang yang belum dibayarkan. “Sehingga progresnya sekitar 87 persen,” paparnya.

Hal itu disebabkan masih adanya beberapa perbaikan yang harus dilakukan. Seperti kurang lengkapnya data hingga pemilik tanah meninggal. Kendati begitu, dia bersyukur, pembayaran UGR ini mampu mempersatukan beberapa ahli waris dari berbagai daerah. Dia berharap, seluruh tahapan dapat berjalan dengan lancar sehingga pembangunan jalan tol Jogja-Bawen dapat segera dilakukan. (pra)

Editor : Heru Pratomo
#UGR #uang #tol jogja-bawen #muntilan